Pemain bertahan Persija Jakarta, Shayne Pattynama, masih berupaya keras untuk mengamankan posisi utama dalam skuad Macan Kemayoran. Sejak didatangkan pada pertengahan musim, pemain berusia 27 tahun ini baru mengoleksi tujuh penampilan di kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Keterbatasan menit bermain yang didapat jebolan Jong Utrecht tersebut tidak lepas dari kendala fisik yang dialaminya saat awal bergabung. Seperti dikutip dari Suara, Shayne mendarat di Jakarta dalam kondisi cedera yang menghambat proses adaptasinya di lapangan hijau.
Kondisi ini membuat pelatih Mauricio Souza lebih banyak memberikan kepercayaan kepada Dony Tri Pamungkas. Pemain muda asal Boyolali tersebut tampil sangat konsisten dan impresif di posisi bek sayap kiri, sehingga persaingan internal di sektor tersebut menjadi sangat ketat.
"Kini kondisi kebugaran saya semakin membaik. Saya datang saat musim dingin dalam kondisi cedera, dan tentu saja saya tidak mendapatkan menit bermain yang saya inginkan," kata Shayne.
Meskipun situasi belum memihak kepadanya, Shayne memilih untuk tetap bersikap positif. Ia memandang tantangan ini sebagai proses pendewasaan mental dan terus memantau progres pemulihan fisiknya yang menunjukkan tren positif dari pekan ke pekan.
"Sekarang saya menjadikannya sebagai pelajaran. Saya merasa kondisi saya terus membaik, dari waktu ke waktu, dari minggu ke minggu," ujar Shayne.
Performa solid Dony Tri Pamungkas di sisi kiri pertahanan memang menjadi tantangan tersendiri bagi Shayne. Namun, mantan pemain Viking FK ini menegaskan komitmennya untuk tidak menyerah dalam memperebutkan satu tempat di tim utama.
"Saya hanya perlu terus bekerja keras. Saya percaya, jika kita konsisten berusaha, kesempatan itu akan datang pada waktunya," tutur Shayne.
Persija Jakarta kini menyisakan empat pertandingan terakhir pada musim ini. Shayne tetap menjaga optimisme tinggi untuk bisa memberikan kontribusi nyata bagi klub dalam laga-laga krusial tersebut guna menutup musim dengan hasil maksimal.