Semen Padang FC Terdegradasi dan Lakukan Evaluasi Tim Secara Menyeluruh

Semen Padang FC Terdegradasi dan Lakukan Evaluasi Tim Secara Menyeluruh
Foto: Ilustrasi Semen Padang FC Terdegradasi dan Lakukan Evaluasi Tim Secara Menyeluruh.

Manajemen Semen Padang FC secara resmi mengumumkan langkah evaluasi total setelah tim dipastikan terdegradasi ke kasta kedua untuk musim mendatang. Kepastian turun kasta ini memicu perombakan besar di dalam internal klub kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut.

Langkah restrukturisasi ini diambil guna memetakan berbagai kelemahan, baik dari sisi teknis maupun non-teknis, yang terjadi sepanjang kompetisi berjalan. Dilansir dari Suara, fokus utama saat ini adalah memulihkan mentalitas juara agar tim bisa segera kembali ke level elit sepak bola tanah air.

Chief Executive Officer (CEO) Semen Padang FC, Hermawan Ardianto, menyatakan komitmennya untuk melakukan perbaikan fundamental. Proses ini akan mencakup pemilihan komposisi pemain baru hingga penyusunan ulang jajaran kepelatihan sebagai fondasi awal membangun kembali kekuatan klub.

"Manajemen bersama seluruh elemen tim berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh," kata Hermawan Ardianto di Padang, Selasa.

Hermawan menjelaskan bahwa evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya perbaikan untuk membangun ulang tim agar mampu bersaing lagi di kasta tertinggi. Target utamanya adalah meraih prestasi yang jauh lebih baik pada masa depan.

"Evaluasi ini untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang," ujar dia.

Pihak manajemen mengakui secara terbuka bahwa performa tim sepanjang musim 2025/2026 tidak memuaskan dan jauh dari ekspektasi. Kekecewaan mendalam yang dirasakan oleh para suporter serta masyarakat lokal menjadi perhatian serius bagi jajaran petinggi klub Kabau Sirah.

"Hasil buruk ini tidak sesuai harapan dan berujung pada degradasi tim ke Championship," tutur dia.

Sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan pendukung di tengah situasi sulit, manajemen mengambil kebijakan untuk memangkas harga tiket masuk stadion secara signifikan. Kebijakan ini berlaku pada dua pertandingan kandang terakhir saat menjamu Persik Kediri dan Persebaya.

Tiket untuk tribun Utara dan Selatan kini dibanderol seharga Rp20 ribu dari harga normal Rp50 ribu. Penurunan drastis juga terjadi pada tiket tribun Timur yang disesuaikan menjadi Rp20 ribu dari harga semula Rp100 ribu.

Sementara itu, akses masuk untuk tribun Barat yang biasanya dijual seharga Rp250 ribu kini hanya dipatok sebesar Rp100 ribu. Penyesuaian harga ini diharapkan dapat menjaga atmosfer stadion tetap hangat guna memberikan dukungan moral bagi para pemain di sisa laga.

"Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bangkit dan kembali lebih kuat," kata dia.

Saat ini, Semen Padang FC masih tertahan di peringkat 17 klasemen dengan perolehan hanya 20 poin. Selisih poin yang ada memastikan posisi mereka tidak mungkin lagi mengejar zona aman untuk bertahan di liga utama.

Tim Kabau Sirah dipastikan turun kasta setelah terjebak di zona merah bersama PSBS Biak dan Persis Solo. Hasil ini menandai akhir dari perjalanan sulit mereka di kompetisi kasta tertinggi musim 2025/2026.

Artikel terkait

Rekomendasi