Timnas Selandia Baru resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan berlaga di putaran final Piala Dunia 2026 mendatang. Penentuan skuad ini menandai kembalinya tim berjuluk All Whites tersebut ke panggung tertinggi sepak bola dunia setelah absen selama 16 tahun.
Dilansir dari Suara, pelatih Darren Bazeley telah memilih komposisi pemain yang didominasi oleh pilar berpengalaman. Kekuatan utama tim kali ini bertumpu pada para veteran, di mana hanya lima pemain yang memiliki catatan penampilan internasional di bawah sepuluh pertandingan.
Chris Wood dan Tommy Smith mengukir sejarah pribadi sebagai pemain yang berhasil tampil dalam dua edisi Piala Dunia yang berbeda. Kehadiran para pemain senior ini diproyeksikan menjadi kunci untuk menghadapi tekanan besar di babak penyisihan grup.
Penetapan daftar final ini merupakan hasil dari proses pemantauan mendalam yang dilakukan tim kepelatihan selama tiga tahun terakhir terhadap 50 kandidat pemain. Darren Bazeley mengungkapkan bahwa menyusun skuad ini memberikan tantangan emosional yang signifikan bagi tim pelatih.
"Kami tidak meninggalkan satu pun celah untuk membuat keputusan yang tepat guna mendapatkan keseimbangan bagi skuad, jadi ada banyak percakapan menyenangkan dalam beberapa hari terakhir tetapi juga beberapa pembicaraan yang menantang dengan pemain yang terlewatkan," kata Bazeley.
Pelatih All Whites tersebut optimistis bahwa tim pilihannya memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing di level global.
"Ini adalah skuad yang sangat kuat: berbakat, menarik, berpengalaman, dan siap berangkat untuk membuat Selandia Baru bangga serta menciptakan sejarah bagi kami di Piala Dunia," ujar Bazeley.
Peran Kapten dan Persaingan Grup G
Chris Wood yang menyandang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Selandia Baru kembali dipercaya menjadi pemimpin di lapangan. Ia kini mengikuti jejak para legenda seperti Steve Sumner dan Ryan Nelsen yang pernah mengapteni tim di ajang serupa.
"Akan menjadi sebuah hak istimewa yang mutlak untuk memimpin tim sebagai kapten di Piala Dunia tahun ini," ucap Chris Wood.
Wood mengungkapkan ambisinya untuk memberikan pembuktian bagi sepak bola negaranya setelah sekian lama tidak berpartisipasi di turnamen empat tahunan tersebut.
"Sudah lama sekali, 16 tahun, sejak kami berada di Piala Dunia dan saya tidak sabar untuk berbagi momen ini dengan semua orang dan berharap dapat menciptakan sejarah serta menunjukkan kepada dunia apa yang kami mampu lakukan," kata Chris Wood.
Selandia Baru yang menjadi satu-satunya representasi dari zona Oseania tergabung dalam Grup G yang cukup kompetitif. Mereka dijadwalkan akan bertarung melawan kekuatan dari berbagai benua, yakni Iran, Mesir, dan Belgia.
Jadwal Pertandingan dan Komposisi Skuad
Perjalanan All Whites akan dimulai di Los Angeles saat berhadapan dengan Iran pada laga perdana. Setelah itu, tim akan bertolak ke Vancouver untuk menyelesaikan dua sisa pertandingan di fase grup.
Sektor penjaga gawang tim akan dikawal oleh Max Crocombe, Alex Paulsen, dan Michael Woud. Di barisan pertahanan, terdapat nama-nama tangguh seperti Michael Boxall, Liberato Cacace, serta bek berpengalaman Tommy Smith.
Lini tengah akan diisi oleh talenta kreatif mulai dari Joe Bell, Marko Stamenic, Sarpreet Singh, hingga Ryan Thomas. Sementara itu, ketajaman lini serang diserahkan kepada Kosta Barbarouses, Ben Waine, Jesse Randall, dan kapten utama Chris Wood.
Partisipasi terakhir Selandia Baru di Piala Dunia terjadi pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Kala itu, mereka mencatatkan prestasi unik dengan tidak terkalahkan sepanjang fase grup meskipun gagal melaju ke babak selanjutnya.