Saud Abdulhamid Bawa Mentalitas Eropa Perkuat Arab Saudi

Saud Abdulhamid Bawa Mentalitas Eropa Perkuat Arab Saudi
Foto: Ilustrasi Saud Abdulhamid Bawa Mentalitas Eropa Perkuat Arab Saudi.

Timnas Arab Saudi menargetkan pencapaian besar untuk melaju ke babak sistem gugur pada ajang Piala Dunia 2026 mendatang. Bek sayap Saud Abdulhamid menegaskan bahwa tim berjuluk Green Falcons tersebut kini mengusung standar profesionalitas baru demi menghadapi persaingan di grup sulit.

Pengalaman Abdulhamid yang merumput di liga top Eropa menjadi modal penting bagi skuat asuhan Georgios Donis. Dilansir dari Suara, keberadaan pemain di klub seperti AS Roma dan Lens diyakini dapat mengubah peta persaingan saat melawan tim-tim elite dunia.

Kedisiplinan di level tertinggi sepak bola menjadi pelajaran berharga yang dibawa Abdulhamid ke dalam tim nasional. Menurutnya, fokus penuh selama 90 menit merupakan kunci utama agar kesalahan kecil tidak menjadi bencana bagi pertahanan tim.

"Saya telah belajar banyak ÔÇô terutama disiplin, komitmen dan manajemen waktu. Itu termasuk rutinitas, pemulihan dan profesionalisme, serta fokus di lapangan," tutur pemain berusia 26 tahun tersebut kepada FIFA.

"Di sana, satu kesalahan bisa menimbulkan masalah besar, jadi Anda harus tetap fokus selama 90 menit penuh. Mungkin hal terbesar yang saya pelajari adalah disiplin dan fokus," ujar Abdulhamid mengenai pengalamannya berkarier di Benua Biru.

Ambisi besar dicanangkan Arab Saudi untuk melewati catatan sejarah babak 16 besar yang pernah diraih pada Piala Dunia 1994. Tergabung di Grup H bersama tim kuat Spanyol dan Uruguay, mereka menolak untuk merasa rendah diri dan siap memberikan kejutan.

"Ambisi kami adalah melaju sejauh mungkin. Kami berharap dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum Piala Dunia dan mencapai target yang telah kami tetapkan, yaitu melewati fase grup," kata Abdulhamid.

"Kami akan bersaing di grup yang sangat sulit, namun kami ingin melaju sejauh mungkin, dan semoga kami bisa mencapai babak sistem gugur," ucapnya mengenai target tim pada turnamen tersebut.

Inspirasi Kemenangan atas Argentina

Memori manis saat menumbangkan Argentina di Qatar tahun 2022 tetap menjadi sumber motivasi yang membakar semangat seluruh anggota skuat. Saat itu, instruksi emosional di ruang ganti mampu membalikkan keadaan pada babak kedua hingga meraih kemenangan bersejarah.

"Perasaannya tak terlukiskan. Mereka adalah tim yang sangat kuat yang kemudian menjuarai Piala Dunia, jadi rasanya sangat aneh saat Anda mengalahkan tim sebesar Argentina," kenang Abdulhamid.

"Situasinya agak rumit karena di babak pertama, Argentina sempat mencetak beberapa gol yang dianulir karena offside, dan pelatih tidak senang dengan hal itu," ucap Abdulhamid menjelaskan kondisi ruang ganti saat jeda pertandingan kala itu.

Momen gol kemenangan yang dicetak oleh Salem Al Dawsari dinilai menjadi titik balik yang menyatukan dukungan suporter dari seluruh dunia. Al Dawsari dianggap memiliki peran krusial sebagai penggerak serangan sekaligus motivator bagi rekan-rekannya di lapangan.

"Dia [Al Dawsari] memberikan banyak hal. Dia sangat membantu kami, dan kami juga membantunya. Dia memiliki kemampuan untuk menciptakan solusi serangan dan memotivasi tim," kata Abdulhamid memberikan pujian.

"Ketika Salem mencetak gol untuk membuat skor menjadi 2-1, rasanya seolah seluruh dunia mendukung kami. Para penggemar berdiri ÔÇô Anda tidak bisa melihat siapa pun yang duduk ÔÇô itu gila," ujar Abdulhamid menggambarkan suasana stadion.

Peningkatan kualitas liga domestik melalui Saudi Pro League yang mendatangkan banyak bintang dunia turut memberikan dampak positif bagi pemain lokal. Tekad kuat dan kepercayaan dari pelatih menjadi modal tambahan bagi Arab Saudi dalam menghadapi format baru Piala Dunia bersama Spanyol, Uruguay, dan Tanjung Verde.

"Jujur saja, banyak hal yang telah berubah karena Liga Pro Saudi telah berkembang dengan kedatangan lebih banyak pemain asing," kata Abdulhamid.

"Saya rasa tekad kami, semangat tim, dan kepercayaan yang diberikan pelatih serta penggemar kepada kami adalah hal yang mendefinisikan tim ini," tutur Abdulhamid.

Artikel terkait

Rekomendasi