PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) berencana meminta persetujuan pemegang saham untuk pembagian dividen tahun buku 2025 pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan Juni 2026. Emiten pelayaran ini mengusulkan total dividen sebesar Rp12 per lembar saham.
Direktur Utama SMDR, Bani Maulana Mulia, menjelaskan bahwa perusahaan sebelumnya telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp2,5 per saham atau setara Rp40,9 miliar. Pada pertemuan mendatang, manajemen akan mengusulkan tambahan dividen final senilai Rp155,6 miliar atau Rp9,5 per saham sebagaimana dilansir dari Market.
"Setelah dividen pada 2025 sebesar Rp2,5 per lembar saham akan diusulkan dividen final sebesar Rp9,5 per lembar saham sehingga total dividen untuk tahun buku 2025 akan menjadi Rp12 per lembar saham," ujar Bani, Jumat (1/5/2026).
Kenaikan usulan dividen ini didorong oleh pertumbuhan laba bersih perusahaan sepanjang tahun 2025 yang mencapai US$52,1 juta dengan laba per saham di level Rp52,4. Bani mencatat bahwa perolehan laba per saham tersebut tumbuh 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara posisi laba ditahan mencapai US$522 juta.
"Usulannya untuk tahun buku 2025 ini selain daripada dividen yang sudah dibayarkan tahun lalu melalui mekanisme interim dividen maka akan diusulkan kembali atau kami akan usulkan di RUPST tambahan final dividen untuk tahun buku 2025 ini," lanjut Bani.
Berdasarkan data operasional kuartal I/2026, SMDR membukukan pendapatan sebesar US$184,3 juta atau setara Rp3,1 triliun dengan asumsi kurs Rp17.000 per dolar AS. Angka pendapatan tersebut mengalami pertumbuhan tipis sebesar 2 persen jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun lalu senilai US$181,2 juta.
Meskipun pendapatan tumbuh, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal I/2026 mengalami penurunan. Perusahaan mencatatkan laba bersih US$10,13 juta atau sekitar Rp172 miliar, menyusut dari posisi US$15,51 juta pada kuartal pertama tahun 2025.
Di sisi lain, performa EBITDA perusahaan pada tiga bulan pertama tahun 2026 justru menunjukkan tren positif dengan realisasi US$54,9 juta atau meningkat 13 persen secara tahunan. Sebagai langkah ekspansi bisnis di tahun ini, SMDR mengalokasikan pengadaan tiga unit kapal baru yang terdiri dari dua unit kapal tanker dan satu unit kapal peti kemas.