Keberhasilan Persib Bandung merengkuh trofi Super League 2025/2026 menjadi momen spesial bagi Saddil Ramdani. Pemain sayap Maung Bandung ini mempersembahkan pencapaian tertinggi tersebut khusus kepada sang ibunda.
Prestasi ini terasa kian istimewa karena Saddil Ramdani mengukir sejarah baru. Dirinya menjadi pesepak bola pertama dari Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, yang berhasil meraih gelar juara kompetisi tertinggi tersebut, seperti dikutip dari Media Indonesia.
"Pertama-tama, saya mau mengucapkan terima kasih pada ibu saya, mama saya," kata Saddil dikutip dari laman resmi Persib, Rabu (27/5).
Pulau Muna merupakan wilayah yang terletak berseberangan dengan Pulau Buton. Daerah asal Saddil tersebut berjarak sekitar 158 kilometer dari ibu kota Sulawesi Tenggara, Kendari.
Saddil Ramdani yang baru bergabung dengan skuad Pangeran Biru musim ini menorehkan kontribusi besar. Pemain berumur 27 tahun tersebut memperkuat tim dalam 25 laga Super League musim ini dengan koleksi tiga gol serta satu assist.
Ia juga diturunkan pada menit-menit akhir pertandingan penutup kompetisi saat melawan Persijap Jepara. Laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5) itu berakhir imbang dan mengunci satu poin penting untuk menyegel gelar juara triruntun Persib.
Di samping dedikasi untuk ibunya, Saddil Ramdani turut mengapresiasi peran penting rekan setimnya, Adam Alis. Gelandang senior tersebut diakui terus memberikan suntikan motivasi yang tinggi sepanjang kompetisi bergulir.
"Dia selalu mengingatkan saya, 'Eh, kau di sini harus juara di sini, harus kita perjuangkan di sini karena kita pasti bisa di sini dengan komposisi semua pemain,' seperti itu," kata Saddil.
Dorongan semangat serta kepercayaan penuh dari Adam Alis tersebut menjadi faktor utama yang membulatkan tekad Saddil Ramdani. Dirinya termotivasi untuk selalu memberikan performa maksimal dalam setiap pertandingan sepanjang musim.
Gelar juara ini sekaligus memastikan keberhasilan Persib Bandung mencetak hat-trick gelar liga secara berturut-turut. Hasil imbang pada laga pamungkas di Stadion GBLA sudah cukup membawa tim asuhan ofisial Maung Bandung mengangkat trofi juara Super League 2025/2026.