Rumah Gono-gini Sarwendah Terancam Dilelang, Ternyata Masih Jadi Jaminan Bank 2026

Rumah Gono-gini Sarwendah Terancam Dilelang, Ternyata Masih Jadi Jaminan Bank 2026
Foto: Rumah Gono-gini Sarwendah Terancam Dilelang, Ternyata Masih Jadi Jaminan Bank 2026. (Illustration by Pexels)

Polemik pasca perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini memasuki babak baru terkait persoalan aset properti. Rumah mewah yang saat ini ditempati oleh Sarwendah dikabarkan terancam disita dan dilelang oleh pihak bank.

Kabar mengejutkan ini disampaikan langsung oleh tim kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon. Mereka mengungkapkan bahwa aset tersebut rupanya masih berstatus sebagai jaminan utang di bank.

Status Rumah Masih Menjadi Jaminan Utang

Abraham Simon menjelaskan bahwa rumah yang menjadi bagian Sarwendah dalam kesepakatan cerai ternyata belum bebas dari beban kredit. Sertifikat rumah tersebut masih dijadikan agunan untuk kewajiban finansial yang cukup besar.

Bukan hanya utang pribadi, rumah tersebut kabarnya juga menjadi jaminan atas pinjaman perusahaan milik Ruben Onsu. Hal ini membuat posisi aset yang diserahkan kepada Sarwendah menjadi tidak aman secara hukum perbankan.

Pihak Sarwendah mengaku telah menerima surat peringatan dari pihak bank terkait adanya tunggakan pembayaran. Masalah finansial ini dilaporkan sudah terjadi sejak pertengahan tahun lalu.

Berikut adalah poin-poin krusial terkait kondisi aset rumah tersebut:

  • Pembayaran cicilan diduga telah menunggak sejak bulan Juni 2024 hingga saat ini.
  • Pihak perbankan telah melayangkan surat peringatan pertama hingga ketiga kepada pemilik aset.
  • Status kredit rumah tersebut kini telah masuk dalam kategori Kolektibilitas 5 (Call 5) atau macet.
  • Aset memiliki risiko tinggi untuk segera masuk ke proses lelang jika kewajiban tidak dipenuhi.

Informasi tersebut didasarkan pada dokumen resmi dari bank yang kini dipegang oleh kuasa hukum Sarwendah. Kondisi ini dianggap sangat mengkhawatirkan karena merupakan tahap akhir sebelum penyitaan dilakukan.

Klaim Kontribusi Finansial Sarwendah

Menanggapi isu mengenai kepemilikan aset, Chris Sam Siwu menegaskan bahwa kliennya tidak mendapatkan rumah dalam kondisi bersih. Ia menyebut nilai utang yang masih melekat pada properti tersebut berjumlah sangat fantastis.

Pihak Sarwendah juga membantah tudingan bahwa sang artis tidak berperan dalam pembangunan rumah tersebut. Mereka mengklaim memiliki bukti kuat atas keterlibatan finansial Sarwendah selama proses konstruksi berlangsung.

Bukti kontribusi yang disiapkan oleh pihak Sarwendah meliputi:

  • Berbagai invoice pembelian material dan biaya pembangunan rumah yang telah dibayarkan.
  • Catatan bukti transfer dana yang dilakukan oleh Sarwendah untuk keperluan penyelesaian hunian.

Kumpulan dokumen tersebut sengaja ditunjukkan untuk membuktikan bahwa Sarwendah memiliki hak atas rumah itu. Hal ini sekaligus menepis anggapan bahwa dirinya hanya sekadar menempati aset tanpa kontribusi modal.

Persoalan ini menunjukkan bahwa pembagian harta bersama antara Ruben dan Sarwendah belum sepenuhnya tuntas. Kini, kedua belah pihak dihadapkan pada ancaman kehilangan aset jika masalah perbankan ini tidak segera diselesaikan.

Artikel terkait

Rekomendasi