Pebalap VR46 Racing Team Fabio Di Giannantonio mendapat pujian dari Valentino Rossi setelah sukses mengamankan kemenangan dramatis pada balapan MotoGP Catalunya 2026, dilansir dari Otomotif pada Selasa (19/5/2026).
Hasil mengesankan tersebut diraih setelah Fabio Di Giannantonio sempat terlibat dalam insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan Alex Marquez dan Pedro Acosta. Serpihan dari tabrakan kedua pebalap tersebut mengenai motornya hingga ia ikut terjatuh, namun ia mampu bangkit kembali untuk melanjutkan balapan hingga finis di posisi pertama.
Valentino Rossi yang menyaksikan langsung jalannya balapan di sirkuit mengakui situasi di lintasan saat kecelakaan terjadi sangat mencekam.
"Ya Tuhan, benar-benar menakutkan," ujar Valentino Rossi.
Mantan juara dunia tersebut menilai sang pebalap memiliki kekuatan mental yang luar biasa karena mampu mengabaikan insiden itu dan langsung tampil cepat seketika kembali ke lintasan.
"Itu kejadian yang buruk. Saya melihat langsung dari dekat. Diggia juga bisa saja cedera parah, tapi dia seperti naga, seperti binatang. Dia sangat kuat bisa kembali dan menjalani balapan luar biasa. Dia sangat cepat," lanjut Valentino Rossi.
Performa impresif yang ditunjukkan pebalap asal Italia itu dinilai luar biasa karena ia mampu memacu motornya melampaui kecepatan rata-rata pebalap lain menjelang garis finis.
"Dia melakukan semua overtake dengan sempurna, tanpa kesalahan. Dalam dua lap terakhir, ritmenya bahkan 7-8 persepuluh detik lebih cepat dari pebalap lain," ujar Valentino Rossi.
Kemenangan ini menjadi momen penting yang disambut gembira oleh seluruh anggota tim balap miliknya.
"Kami sangat bangga dengan Diggia dan seluruh tim. Ini kemenangan yang luar biasa dan sangat emosional," lanjut Valentino Rossi.
Kecelakaan beruntun ini sempat mengingatkan Rossi pada pengalaman pribadinya saat hampir terhantam motor terbang pada MotoGP Austria tahun 2020 lalu. Rossi bersyukur karena insiden di Catalunya ini tidak sampai menimbulkan dampak fatal bagi para pebalap yang terlibat.
"Untung semuanya baik-baik saja, karena trek di sana sempit. Untung Alex Marquez tidak menghantam tembok dengan sudut yang buruk saat terjatuh. Saya harap dia baik-baik saja," kata Valentino Rossi.
Legenda balap motor ini juga memahami dilema emosional yang dihadapi seorang atlet profesional ketika harus segera membuat keputusan pascakecelakaan di lintasan.
"Pada akhirnya, tidak banyak pilihan. Tidak semudah datang ke paddock lalu berkata, ÔÇÿSaya takut, saya tidak mau balapan lagi, saya pulang sajaÔÇÖ. Mungkin sebenarnya itu yang seharusnya dilakukan," ujar Valentino Rossi.