Penyerang Liverpool FC Mohamed Salah menuai kritik tajam dari mantan kapten Manchester United Wayne Rooney setelah menyampaikan protes terbuka mengenai strategi pelatih Arne Slot menjelang laga pekan ke-38 Liga Inggris melawan Brentford FC di Anfield.
Komentar miring dari sang pemain sayap memicu ketegangan di internal klub, seperti yang dilansir dari Bola dari laporan Kompas.com. Kekecewaan Salah mencuat setelah Liverpool menelan kekalahan 2-4 dari Aston Villa FC pada pekan ke-37, yang mempersulit langkah tim untuk lolos ke Liga Champions musim depan.
Pemain asal Mesir tersebut mengutarakan ketidakcocokannya terhadap sistem permainan taktis bentukan Arne Slot dan mendesak timnya agar kembali menerapkan skema serangan cepat layaknya masa kepemimpinan J├╝rgen Klopp.
"Saya telah menyaksikan klub ini berubah dari tim yang meragukan menjadi tim yang percaya, dan dari tim yang percaya menjadi juara," tulis Salah di media sosialnya.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan karena mengindikasikan ketidakpuasan mendalam terhadap transisi taktik di bawah nakhoda baru.
"Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim penyerang yang garang dan ditakuti lawan, serta kembali menjadi tim yang memenangkan trofi," tulis Salah.
Ia merasa karakteristik permainannya lebih optimal jika didukung oleh pola penyerangan agresif yang menjadi ciri khas tim sebelumnya.
"Itulah gaya sepak bola yang saya kuasai dan itulah identitas yang perlu dipulihkan dan dipertahankan selamanya," tulis Salah.
Kritik terbuka yang dilemparkan oleh top skor Liverpool tersebut langsung memicu reaksi keras dari Wayne Rooney saat menghadiri sebuah acara bincang-bincang olahraga.
"Saya hanya berpikir bahwa bagi Salah untuk keluar dan menyerang Arne Slot lagi, entah Arne Slot ada di sana musim depan atau tidak, bukanlah tujuan bagi dia untuk keluar dan menyerang lagi. Ini benar-benar mengecewakan," ujar Rooney.
Mantan penyerang tim nasional Inggris tersebut menilai tindakan Salah yang mengekspresikan ketidakpuasan di ruang publik merupakan bentuk sikap tidak profesional.
"Ia berbicara tentang ingin bermain sepak bola heavy metal, jadi pada dasarnya dia mengatakan bahwa dia ingin sepak bola ala Juergen Klopp," ujar Rooney.
Lebih lanjut, legenda Setan Merah itu menganalisis bahwa fisik Salah yang akan menginjak usia 34 tahun pada 15 Juni 2026 mendatang mungkin sudah tidak ideal untuk menunjang skema permainan dengan intensitas tinggi.
"Sekarang saya tidak yakin Mo Salah bisa menghadapi jenis sepak bola itu lagi, saya pikir kakinya sudah tidak seperti dulu," kata Rooney.
Atas dasar tindakan indisipliner tersebut, Rooney memberikan saran tegas agar manajer asal Belanda itu memberikan sanksi pencoretan kepada sang bintang dari skuad utama.
"Jika saya Arne Slot, saya tidak akan membiarkannya mendekati stadion di pertandingan terakhir," kata Rooney.