Mantan penyerang Manchester United Wayne Rooney mendesak manajer Liverpool Arne Slot untuk mencoret Mohamed Salah dari skuad menjelang pertandingan melawan Brentford pada pekan ke-38 Liga Inggris 2025-2026 di Stadion Anfield, Minggu (24/5/2026), seperti dilansir dari Bola.
Kritik Rooney muncul setelah Salah mengunggah pernyataan di media sosial pribadinya yang mengkritik gaya permainan Arne Slot seusai Liverpool kalah 2-4 dari Aston Villa pada pekan sebelumnya.
"Itulah gaya sepak bola yang saya tahu cara bermainnya dan itulah identitas yang perlu dipulihkan dan dipertahankan selamanya." kata Salah.
Penyerang asal Mesir tersebut mengunggah tulisan itu sembari menegaskan komitmennya untuk membantu Liverpool mengamankan posisi di zona Liga Champions musim depan.
"Itu tidak bisa dinegosiasikan dan setiap orang yang bergabung dengan klub ini harus beradaptasi denganinya," tulis Salah.
Sikap Salah di depan publik tersebut memicu reaksi keras dari Wayne Rooney yang menilai tindakan sang pemain tidak menghormati pelatih dan mengganggu keharmonisan tim.
"Saya merasa sedih dengan apa yang telah dia lakukan dan capai di Liverpool. Bukan saatnya baginya untuk keluar dan kembali menyerang Slot," kata Rooney.
Rooney menambahkan bahwa kondisi fisik Salah saat ini sudah tidak ideal untuk menerapkan taktik intensitas tinggi seperti era manajer sebelumnya.
"Dia ingin memainkan sepak bola heavy metal, jadi pada dasarnya dia mengatakan dia menginginkan sepak bola ala Jurgen Klopp. Sekarang saya rasa Mo Salah tidak bisa lagi mengatasi jenis sepak bola seperti itu. Saya pikir kakinya sudah tidak sanggup lagi bermain dengan tempo dan intensitas tinggi." ujar Rooney.
Mantan kapten Inggris tersebut menegaskan bahwa jika dirinya menjadi manajer, ia akan mengambil tindakan tegas dengan menjauhkan Salah dari tim.
"Jika saya adalah Arne Slot, saya tidak akan membiarkannya berada di dekat stadion pada pertandingan terakhir," lanjut Rooney.
Guna memperkuat argumennya, Rooney menceritakan pengalaman pribadinya yang pernah dicoret dari skuad oleh manajer Alex Ferguson di Old Trafford karena terlibat perselisihan.
"Saya pernah berselisih dengan Alex Ferguson. Saya pernah berselisih dan bertengkar, dan pada pertandingan terakhir Alex Ferguson di Old Trafford, dia mencoret saya dari skuad karena alasan itu." tutur Rooney.
Rooney menganggap kritik terbuka Salah berisiko merusak atmosfer ruang ganti dan membebani rekan-rekan setimnya yang masih bertahan di klub pada musim depan.
"Dia hampir saja melempar granat dan mengatakan dia tidak percaya dan yakin pada Arne Slot, dan hampir saja melemparkan rekan-rekan setimnya yang akan berada di sana musim depan dan membiarkan mereka juga menghadapi hal itu dan menempatkan mereka dalam posisi yang sulit," ucap Rooney.
Lebih lanjut, Rooney mengkritik performa Salah sepanjang musim ini dan menyebut tindakan sang penyerang didasari oleh motif egois demi membela diri.
"Saya rasa Salah berusaha membuktikan dirinya tidak bersalah dan membuat dirinya merasa lebih baik karena dia menjalani musim yang sangat buruk," tandas Rooney.
Meskipun mengkritik keras sikap indisipliner tersebut, Rooney tidak menampik kontribusi besar Salah bagi sejarah klub asal Merseyside itu.
"Jadi menurut saya dia sangat egois dalam apa yang telah dia lakukan dalam dua kesempatan itu. Ini sangat disayangkan dan para penggemar akan berada di pihaknya." kata Rooney.
Rooney menekankan bahwa tindakan Salah menentang manajer secara terbuka merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa dibiarkan begitu saja.
"Itu manajermu. Kamu tidak bisa secara terbuka tidak menghormatenya dua kali seperti yang telah dia lakukan dan lolos begitu saja." tegas Rooney.
Kendati demikian, mantan penyerang Everton tersebut tetap berharap Salah mendapatkan seremonial perpisahan yang layak dari para suporter di Anfield.
"Tentu saja dia pantas mendapatkan perpisahan yang baik, tetapi apakah dia pantas mendapatkannya hanya karena ini? Ini kedua kalinya dia melakukan hal yang sama." ujar Rooney.
Rooney menutup pernyataannya dengan menyayangkan momentum kepergian salah satu pemain ikonik kompetisi tertinggi sepak bola Inggris tersebut.
"Sangat disayangkan melihat salah satu ikon hebat pemain Liga Premier meninggalkan Liga Premier mungkin dalam situasi seperti ini." pungkas Rooney.