Mantan pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, memberikan tanggapan tegas terkait spekulasi yang mengaitkan dirinya dengan kursi kepelatihan Gli Azzurri. Seperti dilansir dari Detik Sport, Mancini menyatakan keengganannya untuk membahas rumor tersebut di tengah situasi Federasi Italia yang tengah mencari sosok pemimpin baru.
Kabar kembalinya Mancini mencuat setelah pengunduran diri Gennaro Gattuso dari jabatan pelatih kepala Timnas Italia. Keputusan Gattuso untuk mundur diambil usai kegagalan beruntun Italia menembus putaran final Piala Dunia, mulai dari edisi 2018, 2022, hingga yang terbaru tahun 2026.
Melansir laporan Tribuna, nama Mancini muncul sebagai salah satu kandidat kuat mengingat rekam jejaknya yang pernah menangani tim nasional pada periode 2018-2023. Selama masa jabatannya tersebut, Mancini berhasil membawa Italia merengkuh gelar juara Piala Eropa 2020.
Statistik mencatat bahwa Mancini telah memimpin Italia dalam 58 pertandingan. Dari jumlah laga tersebut, ia mencatatkan 38 kemenangan, 12 hasil imbang, dan menderita delapan kekalahan sebelum akhirnya pindah ke Timur Tengah.
Saat ini, Roberto Mancini masih terikat kontrak profesional sebagai pelatih klub asal Qatar, Al Sadd. Kesepakatan kerja pria asal Italia tersebut bersama Al Sadd diketahui masih berlaku hingga musim panas 2028 mendatang.
Mancini menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan tanggung jawab di klubnya sekarang. Ia tidak ingin spekulasi mengenai masa depannya di tim nasional mengganggu kinerjanya saat ini.
"Ada banyak tawaran datang ke saya, tapi saat ini saya tidak mau membicarakan tentang rumor kembali melatih Timnas Italia," tegasnya.
Selain nama Mancini, beberapa pelatih top lainnya juga santer diberitakan menjadi incaran Federasi Italia. Antonio Conte dan Massimiliano Allegri disebut-sebut masuk dalam daftar calon kuat untuk mengembalikan kejayaan Gli Azzurri di kancah internasional.