Rizky Ridho Minta Maaf Usai Persija Gagal Juara Super League

Rizky Ridho Minta Maaf Usai Persija Gagal Juara Super League
Foto: Ilustrasi Rizky Ridho Minta Maaf Usai Persija Gagal Juara Super League.

Bek Persija Jakarta Rizky Ridho menyampaikan permohonan maaf setelah timnya dipastikan kehilangan peluang meraih gelar juara Super League 2025/26 akibat kekalahan dari Persib Bandung pada Minggu (10/5/2025). Hasil minor tersebut membuat persaingan gelar musim ini kini hanya menyisakan Persib dan Borneo FC Samarinda.

Dilansir dari Detik Sport, kekalahan 1-2 di pekan ke-32 tersebut membuat perolehan poin Macan Kemayoran tertahan di angka 65. Dengan sisa dua pertandingan, poin maksimal yang bisa diraih Persija hanya 71, sehingga tidak mungkin mengejar Persib dan Borneo yang sudah mengoleksi 75 poin.

Pernyataan maaf sang kapten disampaikan secara terbuka menyusul hasil akhir klasemen yang berada di luar target manajemen dan pemain. Ridho menegaskan bahwa posisi saat ini bukan merupakan representasi dari harapan tim sejak awal musim bergulir.

"Musim ini masih menyisakan dua laga sisa, tetapi posisi Persija sudah bisa dipastikan berada di posisi ketiga. Posisi di akhir klasemen yang jelas bukan target dan hasil yang kami harapkan," tulis Rizky Ridho di akun media sosial miliknya.

Pemain Timnas Indonesia tersebut menyadari kekecewaan besar yang dirasakan oleh basis massa pendukung setia Persija. Permohonan maaf ini ditujukan secara khusus kepada kelompok suporter yang terus mendampingi tim sepanjang musim.

"Saya meminta maaf atas hasil ini, terutama kepada pendukung setia kami, The Jakmania," ujarnya.

Situasi pascapertandingan juga menjadi sorotan karena adanya ketegangan antara Ridho dengan pemain lawan setelah peluit akhir dibunyikan. Insiden yang terekam kamera tersebut memicu spekulasi terkait potensi hukuman yang akan dijatuhkan oleh otoritas sepak bola nasional.

"Pekan 32 kemarin merupakan pertandingan kunci yang menentukan, tensi panas kerap terjadi dalam pertandingan-pertandingan seperti itu. Termasuk adanya insiden kecil selepas pertandingan. Adanya insiden itu yang menimbulkan tafsir bermacam-macam. Biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya," tulis Ridho.

Meski peluang juara sudah tertutup, pihak Persija menyatakan komitmen untuk tetap tampil maksimal pada dua laga tersisa. Langkah evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebagai persiapan menghadapi kompetisi musim depan agar meraih pencapaian yang lebih baik.

"Akhir kata, kami akan berusaha menyelesaikan sisa pertandingan musim ini dengan baik. Setelah itu evaluasi dan pembenahan seluruh elemen, termasuk diri saya sendiri, untuk membuat hasil yang lebih baik lagi untuk Persija," tulis Ridho.

Artikel terkait

Rekomendasi