Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, memberikan klarifikasi terkait ketegangan yang melibatkan pemain Persija dan Persib Bandung dalam laga lanjutan Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada akhir pekan lalu. Kekalahan Macan Kemayoran dengan skor 1-2 tersebut memicu keributan antar-pemain setelah peluit panjang dibunyikan.
Dilansir dari Detik Sport, pertandingan berjalan sengit dengan keunggulan awal Persija melalui gol Alaaeddine Ajaraie, namun Persib berhasil membalikkan kedudukan lewat dua gol Adam Alis. Hasil ini memastikan Persija tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan 65 poin, tertinggal 10 angka dari Persib dan Borneo FC yang menduduki posisi puncak.
Tensi panas di lapangan berlanjut ke media sosial setelah muncul rekaman yang menunjukkan Beckham Putra berselisih dengan pemain Persija. Ridho bahkan sempat dituding melakukan tindakan menjambak terhadap pemain Persib tersebut di tengah kerumunan pemain yang terlibat perselisihan.
Ridho menjelaskan bahwa kejadian di akhir laga tersebut telah memicu spekulasi di kalangan publik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa secara pribadi hubungan antar-pemain dari kedua tim tetap terjalin harmonis setelah pertandingan usai.
"Adanya insiden itu menimbulkan berbagai tafsir. Biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya," kata Ridho, Kapten Persija.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk meredam kegaduhan yang berkembang di kalangan pendukung kedua kesebelasan. Mantan pemain Persebaya Surabaya ini menekankan pentingnya sportivitas dan profesionalisme di luar arena pertandingan.
"Namun, yang terpenting dari semua ini, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan. Setelah semua selesai, kami para pemain tetap menjalin komunikasi dengan baik. Terima kasih atas semua saran dan kritik yang diberikan kepada kami," kata Ridho, Kapten Persija.