Jetour T2 hadir sebagai pemain baru yang menawarkan kombinasi desain tangguh, fitur modern, hingga kemampuan off-road yang mumpuni. Mobil ini merupakan opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan petualang dengan proporsi bodi besar dan karakter boxy yang sangat kuat.
| Aspek | Detail Spesifikasi |
|---|---|
| Dimensi (PxLxT) | 4.785 mm x 2.006 mm x 1.870 mm |
| Wheelbase | 2.800 mm |
| Ground Clearance | 220 mm |
| Mesin | 2.000 cc T-GDI |
| Tenaga Maksimum | 241 Hp |
| Torsi Maksimum | 375 Nm pada 1.750ÔÇô4.000 rpm |
| Transmisi | 7-percepatan dual-clutch |
| Sistem Penggerak | Realtime 4WD |
| Ban | All-terrain 255/60 R19 |
| Head Unit | 15,6 inci dengan Android Auto & Apple CarPlay Wireless |
| Sistem Audio | Sony 12 Speaker |
| Akselerasi 0-100 kpj | 9,3 detik (Mode Normal) / 9,5 detik (Mode Sport) |
| Konsumsi BBM (Kombinasi) | 11,4 km per liter |
| Pajak Tahunan | Rp 5.000.000 - Rp 6.000.000 |
Desain Eksterior yang Gagah
Kesan SUV petualang langsung terpancar dari proporsi bodinya yang besar dan garis desain tegas. Sisi depan didominasi gril kotak dengan aksen horizontal yang menyatu dengan lampu utama modern. Karakter boxy semakin dipertegas oleh garis bodi lurus di samping, over fender besar, serta kehadiran box ban cadangan di pintu bagasi yang menjadi ciri khas mobil penjelajah.
Kenyamanan Kabin dan Fitur Modern
Masuk ke interior, Jetour T2 menyuguhkan nuansa futuristik melalui head unit raksasa 15,6 inci dan panel instrumen digital 10,25 inci. Material kabin menggunakan balutan kulit berkualitas dengan dukungan jok elektrik bagi pengemudi dan penumpang depan. Ruang belakang juga tergolong lega bagi penumpang dengan tinggi 168 cm, lengkap dengan fasilitas seperti port USB Type-C, wireless charging, dan sistem audio Sony 12 speaker untuk kenyamanan maksimal.
Performa dan Kemampuan Berkendara
Dapur pacu 2.000 cc T-GDI miliknya menghasilkan tenaga 241 Hp yang responsif di putaran menengah, meski terdapat sedikit jeda turbo saat awal menginjak pedal gas. Pengendalian terasa stabil hingga kecepatan 100 kpj. Untuk kebutuhan off-road, tersedia berbagai mode berkendara seperti Snow, Mud, Sand, hingga X Smart Mode, serta didukung fitur teknis seperti crawl control, wading radar, dan underbody engine shield.
Biaya Kepemilikan
Berdasarkan pengujian harian dengan bahan bakar RON 92, Jetour T2 mencatat efisiensi 8,5 km per liter di dalam kota. Total biaya kepemilikan selama lima tahun atau 100.000 km diperkirakan mencapai kisaran Rp 164,6 juta hingga Rp 165,6 juta. Angka ini mencakup estimasi biaya BBM sebesar Rp 144.697.200, pajak tahunan, serta biaya servis setelah masa gratis servis tiga tahun berakhir.
Kelebihan dan Kekurangan
- Desain boxy yang sangat tangguh dan modern dengan visibilitas baik.
- Fitur interior lengkap termasuk head unit besar dan audio Sony 12 speaker.
- Kemampuan off-road mumpuni dengan beragam mode berkendara dan fitur keselamatan ADAS lengkap.
- Ruang kabin luas dengan pengaturan jok elektrik yang ergonomis.
- Ada sedikit jeda (lag) pada mesin turbo saat awal akselerasi.
- Bantingan suspensi terasa agak keras ketika melintasi medan light off-road.
- Konsumsi bahan bakar dalam kota tergolong standar di angka 8,5 km per liter.
Jetour T2 merupakan pilihan solid bagi konsumen yang mencari SUV tangguh dengan tampilan berbeda dan fitur melimpah di kelasnya. Dengan biaya operasional harian sekitar Rp 91.498, mobil ini sangat layak dipertimbangkan bagi mereka yang menginginkan kendaraan harian yang siap diajak berpetualang kapan saja.