Harapan besar kini tertuju pada pundak Timnas Inggris untuk mengakhiri puasa gelar internasional yang telah berlangsung selama enam dekade. Penunjukan Thomas Tuchel sebagai pelatih kepala memicu optimisme tinggi menjelang perhelatan Piala Dunia 2026 mendatang.
Superkomputer Opta baru-baru ini merilis analisis data mengenai peluang skuad The Three Lions untuk mengangkat trofi pada Juli 2026. Berdasarkan simulasi tersebut, Inggris memiliki peluang sebesar 11,2 persen untuk menjadi juara dunia setelah melewati jalur yang cukup menantang.
Dominasi di Babak Penyisihan Grup L
Langkah awal Harry Kane dan kolega diprediksi akan dimulai dari Grup L. Di grup ini, Inggris akan bersaing dengan tim-tim seperti Kroasia, Ghana, serta Panama untuk memperebutkan tiket ke fase gugur.
Data menunjukkan bahwa peluang Inggris untuk lolos dari fase grup sangat besar, yakni mencapai angka 96,0 persen. Sebagai unggulan utama, probabilitas mereka untuk keluar sebagai juara grup juga sangat tinggi di angka 67,9 persen.
Berikut adalah ringkasan probabilitas keberhasilan Inggris di fase awal kompetisi berdasarkan data Opta:
- Peluang Lolos ke Fase Gugur: Mencapai 96,0 persen, menunjukkan dominasi Inggris di grup L.
- Peluang Juara Grup: Sebesar 67,9 persen, hanya berada di bawah Spanyol dan Argentina dalam hal favorit juara grup.
- Potensi Lawan di 32 Besar: Diperkirakan akan menghadapi perwakilan dari benua Afrika.
Statistik ini menempatkan Inggris sebagai salah satu tim paling difavoritkan untuk melaju jauh di turnamen. Thomas Tuchel sendiri menekankan pentingnya kerja sama tim di atas kemampuan individu pemain selama ajang bergengsi ini berlangsung.
Rintangan di Babak 32 Besar dan 16 Besar
Memasuki babak 32 besar, simulasi menunjukkan bahwa Republik Demokratik (RD) Kongo menjadi lawan yang paling mungkin dihadapi Inggris. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Atlanta pada 1 Juli mendatang jika skenario tersebut terwujud.
Inggris memiliki sejarah yang cukup baik karena belum pernah terkalahkan oleh negara Afrika sepanjang sejarah Piala Dunia. Namun, ujian yang jauh lebih berat diperkirakan baru muncul saat memasuki babak 16 besar.
Detail mengenai tantangan yang diprediksi akan dihadapi Inggris di babak sistem gugur:
| Babak | Potensi Lawan | Catatan Penting |
|---|---|---|
| 32 Besar | RD Kongo | Inggris unggul secara kualitas skuad dan rekor pertemuan dengan tim Afrika. |
| 16 Besar | Meksiko | Lawan berat karena berstatus sebagai salah satu tuan rumah turnamen. |
| Babak Lanjut | Brasil / Argentina | Potensi pertemuan dengan tim raksasa dunia di fase krusial menuju final. |
Tabel di atas menggambarkan rute berat yang harus dilalui anak asuh Thomas Tuchel jika ingin mencapai partai puncak pada 19 Juli 2026. Menghadapi tuan rumah Meksiko di hadapan pendukungnya sendiri tentu akan menjadi tekanan mental yang besar bagi tim.
Meskipun memiliki probabilitas juara sebesar 11,2 persen, konsistensi pemain di lapangan akan menjadi penentu utama. Perjalanan menuju kejayaan ini membutuhkan strategi matang Tuchel untuk meredam tim-tim besar seperti Brasil dan Spanyol di fase akhir.