Lili Surjani Budiana Dorong Representasi Perempuan di Sektor Perbankan

Lili Surjani Budiana Dorong Representasi Perempuan di Sektor Perbankan
Foto: Ilustrasi Lili Surjani Budiana Dorong Representasi Perempuan di Sektor Perbankan.

Direktur Bank OCBC NISP Lili Surjani Budiana menekankan pentingnya keberanian bagi perempuan untuk mengaktualisasikan diri dan mengambil peluang karier di industri perbankan pada Jumat (24/4/2026). Dilansir dari Money, semangat emansipasi tersebut dinilai krusial dalam menghadapi dinamika korporasi yang menuntut ketelitian tinggi.

Lili memaknai emansipasi sebagai kebebasan untuk memilih jalur kehidupan, baik sebagai ibu rumah tangga maupun wanita karier. Menurutnya, setiap individu harus memiliki keteguhan untuk menentukan masa depan mereka sendiri tanpa keraguan terhadap potensi yang dimiliki.

"Secara pribadi, makna emansipasi adalah setiap Perempuan harus memiliki kebebasan untuk mengaktualisasikan diri. Dalam hal ini berani untuk memilih dan mengambil kesempatan," ujar Lili Surjani Budiana, Direktur Bank OCBC NISP.

Perjalanan profesional Lili berawal dari bidang hukum sebelum akhirnya merambah ke operasional pinjaman saat bekerja di Deutsche Bank. Transisi tersebut sempat memicu kekhawatiran karena tanggung jawab baru yang belum pernah dijalani sebelumnya.

"Saat itu saya memutuskan untuk berani mengambil keputusan dan kesempatan. Saya putuskan bahwa saya akan coba, saya akan ambil kesempatan itu. Memang tidak mudah, bahkan struggling. Tapi ternyata, itu adalah salah satu kesempatan yang paling berharga untuk saya," ucap Lili Surjani Budiana, Direktur Bank OCBC NISP.

Pengalaman tersebut memberikan pelajaran mendalam mengenai proses kredit, terutama saat menghadapi krisis ekonomi 1998 dengan lonjakan kredit macet dan fluktuasi suku bunga. Situasi sulit itu justru menjadi titik balik baginya dalam memahami mitigasi risiko perbankan.

"Ini merupakan blessing in disguise untuk saya sehingga dapat belajar lebih banyak lagi tentang perbankan dalam krisis," imbuh Lili Surjani Budiana, Direktur Bank OCBC NISP.

Setelah merger dengan Bank OCBC NISP pada 2011, karier Lili terus menanjak hingga mencapai level direksi. Ia mengingatkan para perempuan di sektor finansial agar tidak ragu menerima tantangan baru sebagai sarana pengembangan diri yang konsisten.

"Ambil kesempatan itu sebagai peluang untuk belajar. Percaya bahwa apa pun yang kita lakukan akan ada lesson learned dan pengalaman yang berharga," kata Lili Surjani Budiana, Direktur Bank OCBC NISP.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan jangka panjang membutuhkan kemauan keras dan proses yang tidak instan. Konsistensi dalam mengambil keputusan menjadi kunci utama dalam membangun karier yang berkelanjutan di dunia profesional.

"Memang perlu waktu dan kemauan, karena menurut saya keberhasilan yang berkelanjutan tidak ada yang instan. Untuk mencapainya membutuhkan proses. Jadi, harus konsisten dan berani ambil keputusan, berani ambil kesempatan," sambung Lili Surjani Budiana, Direktur Bank OCBC NISP.

Dalam perjalanannya, Lili mengakui adanya stereotip yang menganggap perempuan kurang tegas atau lebih mengandalkan perasaan dibandingkan logika. Ia menghadapi tantangan tersebut dengan menunjukkan hasil kerja nyata dan kompetensi yang mumpuni.

"Kadang di hal tertentu, perempuan dianggap kurang tegas, dan laki-laki lebih cocok untuk melakukannya. Perempuan dianggap kurang berani, lebih menggunakan perasaan instead of logika," ungkap Lili Surjani Budiana, Direktur Bank OCBC NISP.

Data internal menunjukkan kemajuan signifikan pada keterwakilan perempuan di Bank OCBC NISP. Hingga tahun 2025, posisi kepemimpinan senior telah diisi 40 persen perempuan, sementara total keseluruhan karyawan perempuan mencapai angka 52 persen.

"Peran Perempuan di sektor perbankan telah berkembang tidak lagi hanya berada di fungsi pendukung, tetapi telah banyak yang menduduki peran strategis hingga pada level direksi," ujarnya Lili Surjani Budiana, Direktur Bank OCBC NISP.

Kemampuan komunikasi, empati, dan ketelitian dipandang sebagai keunggulan kompetitif yang dibawa perempuan ke dalam industri keuangan. Karakteristik ini mendukung kolaborasi dan prinsip kehati-hatian yang menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan nasabah.

"Semua keunggulan ini sangat dibutuhkan dalam sektor perbankan yang membutuhkan kolaborasi, kepekaan terhadap risiko, serta mengutamakan kepercayaan dan prinsip kehati-hatian," tutur Lili Surjani Budiana, Direktur Bank OCBC NISP.

Artikel terkait

Rekomendasi