PT Natura Pasific Nusantara Renovasi Rumah Warga Terdampak Banjir Berau

PT Natura Pasific Nusantara Renovasi Rumah Warga Terdampak Banjir Berau
Foto: Ilustrasi PT Natura Pasific Nusantara Renovasi Rumah Warga Terdampak Banjir Berau.

Warga Desa Punan Malinau di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mendapatkan bantuan perbaikan hunian melalui Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) menyusul kerusakan rumah akibat banjir besar tahun 2025. Inisiatif ini bertujuan mengembalikan kondisi tempat tinggal masyarakat agar kembali layak, aman, dan sehat pada Rabu (29/4/2026).

Dilansir dari Money, program perbaikan ini menyasar rumah-rumah yang mengalami penurunan kualitas struktur seperti kayu penyangga yang lapuk dan dinding yang melemah akibat terendam air dalam waktu lama. PT Natura Pasific Nusantara, anak usaha PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), memperkuat bagian bangunan yang rapuh guna menghadapi potensi cuaca ekstrem di masa depan.

Salah satu warga penerima manfaat, Ubang, mengungkapkan bahwa kerusakan huniannya terjadi secara bertahap sejak bencana banjir tersebut melanda wilayah tempat tinggalnya.

"Sejak banjir itu, rumah saya jadi pelan-pelan rusak," ujar Ubang, warga Desa Punan Malinau.

Ia menjelaskan bahwa kondisi fisik bangunan yang memburuk menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi keluarganya, terutama saat curah hujan meningkat.

"Kayunya mulai lapuk, dinding sudah tidak kuat seperti dulu. Kalau hujan turun, saya langsung was-was," kata Ubang.

Rasa tidak aman tersebut sering kali mengganggu waktu istirahat karena ketakutan akan daya tahan struktur bangunan yang sudah tidak stabil.

"Takut air masuk lagi, takut rumah ini tidak bisa bertahan. Kadang sampai tidak bisa tidur, karena kepikiran terus," tutur Ubang.

Program PONDASI sendiri merupakan bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri yang menargetkan perbaikan lebih dari 300 unit rumah secara bertahap sejak Juli 2025. Pelaksanaan program ini tersebar di wilayah operasional perusahaan yang mencakup Jambi, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.

Proses identifikasi penerima bantuan dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa setempat guna memastikan bantuan tepat sasaran. Warga lainnya, Jumriadi, juga merasakan dampak positif dari renovasi ini, terutama dalam memberikan perlindungan bagi anggota keluarga barunya.

"Dengan kondisi rumah sebelumnya, jujur saja saya masih khawatir," ujar Jumriadi, warga penerima bantuan.

Pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas bantuan teknis yang diberikan untuk memperbaiki kualitas bangunan yang sebelumnya dalam kondisi buruk.

"Terima kasih kepada PT NPN atas bantuan renovasi rumah kami yang sebelumnya buruk, kami sekeluarga sangat terbantu," kata Jumriadi.

Setelah proses renovasi selesai, tingkat keamanan dan kenyamanan hunian dirasakan meningkat secara signifikan oleh para penghuni.

"Rumah kami sekarang jauh lebih baik dan aman," jelas Jumriadi.

Upaya pemenuhan kebutuhan dasar akan hunian layak ini terus dijalankan sebagai penopang produktivitas dan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Artikel terkait

Rekomendasi