Persaingan pasar ponsel pintar dengan kapasitas daya raksasa dan panel visual luas diprediksi akan semakin ketat pada tahun ini. Laporan terbaru mengungkap rencana Redmi yang tengah menggarap perangkat misterius dengan baterai berkapasitas 10.000 mAh dan layar berukuran 7 inci.
Dilansir dari Suara, pembocor teknologi populer Digital Chat Station (DCS) menyebutkan bahwa perangkat baru ini bakal dipersenjatai dengan chipset berarsitektur 3 nm. Spesifikasi ini menempatkan ponsel tersebut dalam jajaran perangkat elit yang mengedepankan efisiensi daya tingkat tinggi.
Saat ini, beberapa ponsel dengan baterai 10.000 mAh yang telah beredar antara lain Vivo Y600 Pro, Honor Win, Honor Win RT, Honor Power 2, serta Realme P4 Power. Namun, sebagian besar perangkat tersebut masih menggunakan System on Chip (SoC) dengan fabrikasi 4 hingga 6 nm.
Identitas perangkat misterius ini mengarah kuat pada Redmi K100 Pro Max yang merupakan suksesor dari seri K90 Pro Max. Berdasarkan bocoran yang ada, ponsel ini kemungkinan besar akan menjadi pesaing utama bagi jajaran Honor Win Series di segmen premium.
Keputusan Redmi untuk menyematkan layar datar berukuran 7 inci dianggap sebagai langkah strategis untuk memikat para pemain gim. Penggunaan panel datar dinilai lebih unggul dalam memberikan input sentuh yang presisi serta bebas dari distorsi tepi yang sering ditemukan pada layar melengkung.
Layar tersebut dikabarkan mengusung resolusi 2K dengan tingkat refresh rate yang sangat tinggi. Ukuran 7 inci ini secara otomatis melampaui standar layar 6,9 inci yang saat ini digunakan oleh ponsel flagship seperti Xiaomi 17 Ultra maupun iPhone 17 Pro Max.
Kolaborasi dengan MediaTek
Pada sektor dapur pacu, Redmi dilaporkan melakukan kolaborasi erat dengan MediaTek alih-alih menggunakan Snapdragon. Penggunaan chipset arsitektur terbaru dari MediaTek menjadi faktor krusial untuk mengoptimalkan manajemen daya pada baterai berkapasitas 10.000 mAh.
Beberapa fitur unggulan lain yang turut menyertai perangkat ini meliputi penggunaan bingkai bermaterial logam dan sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar. Ponsel ini juga dirumorkan bakal mengantongi sertifikasi ketahanan debu serta air IP68 atau IP69.
Kehadiran fitur-fitur tersebut mengindikasikan bahwa Redmi K100 Pro Max dirancang sebagai perangkat premium, bukan sekadar produk eksperimental. Meskipun jadwal peluncuran global belum dipastikan, perangkat ini diperkirakan akan hadir lebih dulu secara eksklusif untuk pasar China pada akhir 2026.