Real Madrid Imbang Lawan Real Betis Harapan Gelar Juara Menipis

Real Madrid Imbang Lawan Real Betis Harapan Gelar Juara Menipis
Foto: Ilustrasi Real Madrid Imbang Lawan Real Betis Harapan Gelar Juara Menipis.

Real Madrid hanya mampu membawa pulang satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Betis dalam laga pekan ke-32 Liga Spanyol di Estadio de la Cartuja pada Jumat (24/4/2026). Hasil ini membuat langkah Los Blancos mengejar posisi puncak klasemen kian berat dengan sisa lima pertandingan musim ini.

Gol pembuka keunggulan Madrid dicetak oleh Vinicius Junior pada menit ketujuh, namun keunggulan tersebut sirna akibat gol balasan Hector Bellerin pada masa injury time babak kedua. Dilansir dari Bola, tim asuhan Alvaro Arbeloa sebenarnya tampil dominan dengan melepaskan delapan tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Kegagalan meraih poin penuh ini menyebabkan Madrid kini tertinggal 11 angka dari Barcelona yang kokoh di puncak klasemen. Kondisi ini memperparah situasi klub setelah sebelumnya tersingkir dari Copa del Rey oleh Albacete dan gugur di perempat final Liga Champions saat menghadapi Bayern Muenchen.

Mantan pemain Real Madrid era 1980-an, Hipolito Rincon, memberikan kritik keras terhadap performa tim yang dinilainya bermain tanpa keteraturan. Rincon menyayangkan kegagalan tim dalam menjaga organisasi permainan di lapangan sepanjang laga berlangsung.

"Ini menyakitkan, mata saya kadang berair," ujar Hipolito Rincon, Eks Pemain Real Madrid.

Rincon merasa sangat kecewa dengan kualitas permainan yang ditunjukkan oleh para penggawa profesional Madrid dalam pertandingan tersebut.

"Sakit rasanya melihat hal-hal yang kulihat, rasanya sulit dipercaya bahwa kami sedang membicarakan tim profesional," ucap Hipolito Rincon, Eks Pemain Real Madrid.

Ia bahkan melabeli performa skuad asuhan Arbeloa sebagai sebuah kehancuran total bagi identitas klub.

"Saya pikir ini bencana," kata Hipolito Rincon, Eks Pemain Real Madrid.

Rincon menilai pola permainan Madrid saat ini berada jauh di bawah standar ketika tim masih ditangani oleh mantan pelatih sebelumnya.

"Tim ini tidak bermain sepak bola sama sekali, bahkan, jauh lebih buruk daripada saat Xabi Alonso masih di sana," tutur Hipolito Rincon, Eks Pemain Real Madrid.

Striker Madrid periode 1976-1981 tersebut juga menyoroti kelemahan mendasar dalam sistem pertahanan dan serangan balik tim yang dianggap tidak memiliki rencana jelas.

"Mereka tidak mampu bertahan sebagai satu kesatuan, menyerang sebagai satu kesatuan, memiliki rencana, mempertahankan posisi di lapangan, atau memiliki keteraturan apa pun," tambah Hipolito Rincon, Eks Pemain Real Madrid.

Real Madrid kini terancam memperpanjang periode tanpa gelar juara selama dua musim berturut-turut jika gagal menyalip perolehan poin Barcelona di pekan-pekan terakhir Liga Spanyol 2025-2026.

Artikel terkait

Rekomendasi