Raphinha Kecam Rumor Kepindahan dan Tuduh Jurnalis Sebar Berita Bohong

Raphinha Kecam Rumor Kepindahan dan Tuduh Jurnalis Sebar Berita Bohong
Foto: Ilustrasi Raphinha Kecam Rumor Kepindahan dan Tuduh Jurnalis Sebar Berita Bohong.

Penyerang Barcelona, Raphinha, meluapkan kekesalannya terhadap spekulasi konstan mengenai masa depannya di klub Catalan tersebut dan menuding jurnalis tertentu kerap menyebarkan berita bohong. Pemain berkebangsaan Brasil ini menegaskan loyalitasnya kepada Blaugrana di tengah kabar ketertarikan dari klub Arab Saudi.

Pemain berusia 29 tahun itu telah menjadi bagian dari skuad Barcelona sejak musim 2022/2023 setelah didatangkan dari Leeds United. Meskipun kini menjadi pilar penting di bawah arahan pelatih Hansi Flick, rumor mengenai kepergiannya terus berembus di media massa.

Dilansir dari Detik Sport, Raphinha secara terbuka menyampaikan rasa tidak nyamannya terhadap perlakuan sebagian media yang dianggap terus mencoba mendepaknya dari Camp Nou.

"Sejak tiba di Barcelona, dari hari pertama sudah ada spekulasi tentang saya meninggalkan klub. Saya rasa orang-orang tak suka melihat saya di sini. Terutama pers, ada satu orang yang cuma menulis kebohongan," ujarnya dikutip Mundo Deportivo.

Mantan pemain Leeds United itu mengaku sudah mengidentifikasi oknum jurnalis yang dianggap secara sengaja mengarang cerita tentang situasi internalnya bersama manajemen klub. Raphinha membantah klaim yang menyebutkan dirinya sedang mengalami keraguan terkait kelanjutan kariernya di Spanyol.

"Jurnalis yang menuliskan itu juga menuliskan hal-hal lain tentang saya yang merupakan kebohongan, bilang saya bertemu dengan klub dan berbincang secara internal soal keraguan saya, bahwa saya tak tahu apakah akan lanjut atau tidak," kata Raphinha.

Pernyataan ini muncul sebagai upaya sang penyerang untuk meredam kebisingan media yang dinilai tidak relevan dengan fakta di lapangan. Ia mengecam kualitas informasi yang dikeluarkan oleh jurnalis tersebut karena dianggap tidak memiliki dasar yang kuat.

"Orang ini isinya kebohongan. Setiap kali dia merilis kabar, selalu atau hampir selalu, hal-hal yang tidak relevan keluar dari mulutnya," ujar Raphinha.

Artikel terkait

Rekomendasi