Petenis unggulan ke-19 asal Amerika Serikat, Frances Tiafoe, membagikan kisah unik setelah memastikan diri lolos ke babak ketiga Grand Slam Prancis Terbuka. Raket andalannya sempat hilang karena tertinggal di tengah kerumunan penonton saat ia merayakan kemenangannya yang dramatis, seperti dikutip dari Media Indonesia.
Tiafoe harus berjuang keras selama empat jam dan 43 menit di tengah cuaca Paris yang panas terik demi menumbangkan petenis Polandia, Hubert Hurkacz. Melalui laga yang menguras fisik, Tiafoe akhirnya menang dengan skor ketat 6-7 (5-7), 7-6 (7-5), 6-4, 6-7 (1-7), 6-4.
Tepat setelah mengunci poin kemenangan, petenis berusia 28 tahun itu langsung berlari ke arah tribun penonton. Dengan penuh emosional, ia memeluk sekelompok penggemar dan melompat-lompat bersama mereka sembari tetap memegang raketnya. Namun, begitu ia melepaskan diri dan kembali ke kursinya, raket tersebut sudah tidak ada lagi di tangannya.
"Mereka memeluk saya erat-erat. Saya bahkan mengira akan jatuh ke dalam kerumunan penonton pada satu titik," ujar Tiafoe. "Itu menyenangkan, itu momen yang keren - tapi sebenarnya saya membutuhkan raket itu."
Tiafoe menjelaskan bahwa ia sempat melepaskan pegangan pada raketnya karena lengannya "tersangkut" di tengah kehebohan selebrasi tersebut. Ia baru menyadari raketnya hilang saat berjalan kembali ke tengah lapangan.
"Saya harus bersalaman dengan Hubi [Hurkacz] dan wasit. Kemudian saat saya berjalan keluar lapangan, saya berpikir 'tunggu sebentar, saya kekurangan satu raket'," kata Tiafoe. "Saya tidak pernah memasukkan kembali raket itu [ke dalam tas]."
Tak ingin kehilangan aset pentingnya, Tiafoe langsung bergerak cepat dengan mengumumkan pencarian di media sosial Instagram miliknya. Ia bahkan menawarkan imbalan berupa dua tiket gratis untuk menyaksikan pertandingan babak berikutnya bagi siapa saja yang mengembalikan raket tersebut.
Strategi itu rupanya berhasil. Tiafoe mengonfirmasi raket andalannya kini telah diserahkan dan kembali dengan aman ke tangan pelatihnya.
Tiafoe kini memasang target tinggi untuk bisa melangkah lebih jauh dari pencapaiannya tahun lalu, di mana ia berhasil menembus babak perempat final di Roland Garros. Pada pertandingan babak ketiga nanti, ia dijadwalkan bertanding melawan petenis non-unggulan asal Portugal, Jaime Faria.