Emiten pengolahan daging olahan, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), mengalokasikan dana sebesar Rp 100 miliar untuk melaksanakan aksi korporasi pembelian kembali saham mulai Selasa, 19 Mei 2026 hingga 18 Mei 2027.
Rencana alokasi anggaran tersebut tidak mencakup biaya perantara pedagang efek beserta pengeluaran terkait lainnya. Langkah korporasi ini diumumkan secara resmi melalui keterbukaan informasi pada Senin, 18 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Investasi.
Manajemen memastikan pembiayaan untuk menyerap saham di pasar reguler ini sepenuhnya bersumber dari kas internal perusahaan. Operasional pendanaan tersebut dipastikan bukan berasal dari modal hasil penawaran umum ataupun pinjaman pihak ketiga.
Melalui aksi korporasi ini, perseroan menargetkan pembelian kembali maksimal sekitar 4,10 persen atau setara dengan 333,33 juta lembar saham. Batas harga tertinggi yang ditetapkan untuk pembelian ulang tersebut adalah Rp 300 per saham.
Pihak manajemen menilai bahwa kondisi pergerakan saham emiten di pasar modal saat ini masih berada di bawah target performa fundamental perseroan.
ÔÇ£Pembelian Kembali Saham dilakukan dengan pertimbangan harga saham BBEF saat ini belum mencerminkan harga yang wajar berdasarkan kinerja perusahaan,ÔÇØ tulis manajemen BEEF.
Seluruh saham yang berhasil dibeli kembali nantinya akan dialokasikan oleh perseroan sebagai saham treasuri. Pihak emiten memiliki hak untuk mengalihkan aset saham treasuri tersebut sewaktu-waktu dengan mengacu pada ketentuan Pasal 14 POJK Nomor 13/2023.