PSM Makassar berhasil mengamankan poin penuh saat menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan kompetisi Super League. Tim berjuluk Juku Eja tersebut menyudahi perlawanan tamunya dengan skor tipis 2-1.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora B.J Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, pada Senin sore, 4 Mei 2026, berlangsung sengit sejak menit awal. Seperti dilansir dari Detik Sport, kedua tim sempat bermain imbang 1-1 hingga jeda babak pertama.
Drama terjadi di penghujung paruh pertama ketika dua gol tercipta pada masa injury time. PSM Makassar memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-45+1 melalui aksi Dusan Lagator.
Gol pembuka tersebut berawal dari umpan matang yang dilepaskan oleh Victor Luis. Keunggulan tim Ayam Jantan dari Timur ini membuat publik tuan rumah bersorak sesaat sebelum babak pertama berakhir.
Namun, Bhayangkara FC memberikan respons instan tiga menit kemudian. Bernard Henri sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memaksimalkan operan dari Firza Andika pada menit ke-45+4.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan PSM Makassar tidak menurun untuk kembali memimpin. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-72 ketika Luka Cumi mencatatkan namanya di papan skor.
Luka Cumi berhasil menyarangkan bola setelah menerima umpan dari Savi Roberto. Gol ini menjadi penentu kemenangan bagi tuan rumah setelah tidak ada lagi gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membuat PSM Makassar kini mengoleksi total 34 poin di klasemen sementara. Hasil positif ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan Juku Eja setelah sebelumnya menelan kekalahan di markas Bali United.
Kondisi kontras dialami oleh Bhayangkara FC yang kini tertahan di peringkat ketujuh dengan raihan 47 angka. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka yang gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Sebelum takluk di Parepare, Bhayangkara FC juga harus mengakui keunggulan lawan-lawannya saat menghadapi Persis Solo dan Persib Bandung. Kekalahan beruntun ini menjadi catatan evaluasi penting bagi tim tamu.