PSIM Yogyakarta mengusung misi khusus dalam menyelesaikan sisa kompetisi Super League 2025/2026. Klub berjuluk Laskar Mataram ini membidik hasil manis sebagai penutup performa mereka musim ini.
Status sebagai tim promosi tidak menghalangi langkah PSIM untuk memastikan diri tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut. Tim yang kini berada di bawah asuhan pelatih Jean-Paul Van Gastel menempati peringkat ke-11 klasemen sementara Super League setelah mengumpulkan 45 poin.
Modal positif didapatkan klub asal Kota Gudeg ini setelah mengemas kemenangan tipis 2-1 atas Madura United pada laga teranyar. Sepasang gol yang dilesakkan oleh Ezequiel Vidal dan Muhammad Iqbal menjadi penentu raihan tiga poin bagi tim, seperti dilansir dari Detik Sport.
Laskar Mataram kini menyisakan satu pertandingan pamungkas. Mereka dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Senin sore WIB, 25 Mei 2026.
Menatap duel kontra tim berjuluk Singo Edan tersebut, Muhammad Iqbal mengusung target pribadi. Faktor kekompakan skuad diyakini menjadi modal utama bagi klub asal Yogyakarta ini untuk merebut kemenangan di kandang lawan.
"Komunikasi kami tentunya sangat baik. Kami sering kumpul bersama dan itu yang membuat kami kompak di lapangan," kata Iqbal di situs ILeague.
"Kalau target saya pribadi semoga bisa memberikan hal positif untuk PSIM di pertandingan terakhir pekan depan," kata dia menambahkan.