PSIM Yogyakarta sukses mengamankan poin penuh saat menjamu Madura United dalam lanjutan pekan ke-33 Indonesia Super League. Seperti diberitakan oleh Media Indonesia, tim berjuluk Laskar Mataram itu menyudahi perlawanan tamu mereka dengan skor tipis 2-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (17/5).
Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi PSIM untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen. Tampil di hadapan pendukung sendiri, skuat asuhan tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan.
Agresivitas PSIM Yogyakarta langsung membuahkan hasil pada menit ke-18. Ezequiel Vidal berhasil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Madura United.
Tendangannya gagal diantisipasi kiper lawan, mengubah skor menjadi 1-0. Tak puas dengan satu gol, Laskar Mataram terus mengurung pertahanan Laskar Sape Kerrab.
Hasilnya, pada menit ke-34, Muhammad Iqbal sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Skor dua bola tanpa balas ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.
Drama Kartu Merah dan Perlawanan Madura United
Memasuki paruh kedua, Madura United mencoba keluar dari tekanan. Pertandingan berjalan lebih terbuka dengan jual beli serangan yang intens.
Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62 melalui aksi Junior Brandao yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Ketegangan meningkat di menit-menit akhir laga.
PSIM harus bermain dengan 10 orang setelah Donny Warmerdam diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-86. Meski kalah jumlah pemain di sisa waktu, disiplinnya lini belakang PSIM membuat skor 2-1 tetap bertahan hingga laga usai.
Berikut adalah rincian data jalannya pertandingan tersebut secara lengkap.
| Kategori Laga | Keterangan Pertandingan |
|---|---|
| Skor Akhir | PSIM 2-1 Madura United |
| Pencetak Gol PSIM | E. Vidal (18'), M. Iqbal (34') |
| Pencetak Gol Madura Utd | Junior Brandao (62') |
| Kartu Merah | Donny Warmerdam (86') |
| Stadion | Sultan Agung, Bantul |
Posisi Klasemen Sementara
Tambahan tiga poin ini membawa PSIM Yogyakarta merangkak naik ke posisi ke-11 klasemen sementara Indonesia Super League dengan total koleksi 45 poin.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Madura United masih tertahan di peringkat ke-15 dengan raihan 32 poin. Posisi tersebut terhitung cukup rawan di penghujung musim bagi Laskar Sape Kerrab.