PSIM Yogyakarta dijadwalkan menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-29 Super League 2025-2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Rabu (22/4/2026) pukul 15.30 WIB. Lokasi pertandingan mengalami pergeseran dari rencana awal yang seharusnya digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, sebagaimana dilansir dari Bola.
Pemindahan lokasi pertandingan ini merupakan keputusan bersama antara Panitia Pelaksana PSIM, aparat keamanan, dan ILeague sebagai operator kompetisi. Perubahan tempat ini menjadi tantangan tambahan bagi Laskar Mataram yang sedang berupaya menghentikan tren negatif tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhirnya.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyatakan ketidakpuasannya terhadap rentetan hasil buruk yang diterima timnya pada putaran kedua. Ia menekankan bahwa anak asuhnya memiliki potensi untuk meraih poin lebih banyak berdasarkan statistik pertandingan sebelumnya.
"Satu-satunya hal yang menjadi perhatian saya adalah kami menelan terlalu banyak kekalahan. Saya tidak puas dengan hasil ini karena saya rasa kami bisa jauh lebih baik," kata Van Gastel.
Juru taktik asal Belanda tersebut juga memberikan komentar mengenai status laga kandang yang harus dilaksanakan jauh dari markas sendiri. Ia menyayangkan hilangnya kesempatan untuk bertanding di hadapan pendukung sendiri di Yogyakarta saat menghadapi klub besar.
"Mengecewakan pertandingan ini tidak bisa digelar di Yogyakarta. Ini sebenarnya adalah momen yang sudah lama ditunggu untuk melawan tim besar seperti Persija," tambah Van Gastel.
Di pihak lawan, Persija Jakarta tetap fokus menghadapi pertandingan meskipun harus menghadapi jadwal yang padat dan perubahan lokasi laga secara mendadak. Pelatih Mauricio Souza menegaskan bahwa timnya tetap termotivasi penuh untuk mencuri poin di Bali.
"Persiapan untuk pertandingan ini cukup terbatas karena jeda dari laga sebelumnya ke pertandingan di Bali tidak terlalu panjang. Waktu yang ada tetap kami manfaatkan sebaik mungkin untuk melakukan persiapan. Kami termotivasi dan memahami betapa pentingnya pertandingan besok bagi kami," ujar Mauricio Souza.
Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut menambahkan bahwa evaluasi internal telah dilakukan guna memastikan performa maksimal para pemain di lapangan. Pihak manajemen teknis Macan Kemayoran juga sudah melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan strategi yang dimiliki PSIM Yogyakarta.
"Terkait evaluasi pertandingan sebelumnya, kami sudah membahasnya bersama tim," tutur Souza.
Susunan pemain PSIM Yogyakarta diperkirakan akan menurunkan formasi 4-2-1-3 dengan mengandalkan Nermin Haljeta dan Ezequiel Vidal di lini depan. Sementara itu, jalannya pertandingan ini dapat diakses oleh para penggemar melalui layanan siaran langsung di aplikasi Vidio.