PSIM Yogyakarta Taklukkan Malut United Dua Gol Tanpa Balas

PSIM Yogyakarta Taklukkan Malut United Dua Gol Tanpa Balas
Foto: Ilustrasi PSIM Yogyakarta Taklukkan Malut United Dua Gol Tanpa Balas.

PSIM Yogyakarta berhasil menumbangkan Malut United dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026). Kemenangan tuan rumah dipastikan melalui gol penalti Ze Valente pada menit ke-45 dan aksi Andi Irfan saat memasuki menit ke-90.

Dominasi pertandingan dipegang penuh oleh skuat asuhan Jean-Paul van Gastel dengan catatan penguasaan bola mencapai 70 persen, sebagaimana dilansir dari Bola. PSIM tercatat melepaskan 14 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran, sementara tim tamu hanya mampu membalas dengan satu tembakan ke gawang dari lima percobaan.

Kondisi Malut United semakin sulit setelah wasit memberikan kartu merah kepada Wbeymar Angulo pada menit ke-45 akibat pelanggaran handball di area penalti. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menyatakan keberatan atas keputusan pengadil lapangan yang dinilai terlalu berat terhadap pemainnya tersebut.

"Saya mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Angulo. Saya tidak puas dengan penjelasan pihak pengadil terkait keputusan tersebut," ujar Hendri Susilo, Pelatih Malut United.

Situasi tim berjuluk Laskar Kie Raha ini kian tertekan setelah Tyronne del Pino harus ditarik keluar akibat cedera pada akhir babak pertama. Meski demikian, Hendri menegaskan bahwa pergantian pemain tersebut tidak merusak rencana permainan yang telah disusun karena masih tersedianya stok pemain pengganti.

"Masalah muncul setelah wasit memberikan kartu merah. Cedera Tyronne tak berpengaruh terhadap game plan kami karena kami masih memiliki opsi di bangku cadangan," katanya Hendri Susilo, Pelatih Malut United.

Walaupun menelan kekalahan pahit, juru taktik berusia 60 tahun tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap determinasi yang ditunjukkan oleh para pemainnya sepanjang laga. Strategi bertahan dan serangan balik tetap dijalankan meski harus bermain dengan jumlah personil yang tidak lengkap.

"Meski bermain dengan 10 pemain, anak-anak tetap berjuang hingga akhir. Saya sangat salut dan hormat kepada mereka," tandas Hendri Susilo, Pelatih Malut United.

Penjaga gawang Angga Saputro mengakui bahwa berkurangnya satu pemain di lapangan memberikan dampak signifikan terhadap keseimbangan tim. Ia mewakili rekan-rekannya menyatakan komitmen untuk segera melakukan evaluasi demi meraih poin pada laga mendatang.

"Kami sudah berjuang memberikan perlawanan setelah bermain dengan 10 pemain. Namun, hasil belum sesuai harapan. Sekarang tugas kami bangkit pada laga berikutnya," ungkap Angga Saputro, Kiper Malut United.

Hasil ini memaksa Malut United melorot ke posisi ke-6 klasemen sementara dengan perolehan 52 poin, kalah head-to-head dari Persebaya Surabaya. Laskar Kie Raha dijadwalkan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Sabtu (16/5/2026) mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi