Paris Saint-Germain menelan kekalahan dari Paris FC pada pekan terakhir Liga Prancis musim ini. Hasil minor tersebut menjadi alarm bagi tim asuhan Luis Enrique menjelang laga final Liga Champions melawan Arsenal pekan depan.
Dikutip dari Detik Sport, PSG kalah 1-2 dari rival sekotanya tersebut dalam pertandingan yang berlangsung di Stade Jean-Bouin, Senin (18/5/2026) dini hari WIB. Tim tamu sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui aksi Bradley Barcola pada menit ke-49.
Namun, Paris FC berhasil membalikkan kedudukan berkat dua gol yang diborong oleh Alimami Gory pada menit ke-75 dan saat injury time. Hasil ini sejatinya tidak memengaruhi posisi PSG karena mereka sudah mengunci gelar juara Liga Prancis lebih awal.Kendati demikian, Luis Enrique tetap memberikan sorotan tajam terhadap keseriusan para pemainnya dalam laga tersebut.
"Standar di babak pertama sungguh rendah. Inilah yang terjadi kalau bermain tanpa intensitas dan ambisi," ujar Enrique kepada Ligue 1+ usai laga.
"Ada banyak alasan, tetapi saya tidak suka alasan. Saya tahu sulit untuk memainkan laga seperti ini karena apa motivasinya? Tidak ada motivasi. Tetapi berbeda saat Anda bermain untuk Paris Saint-Germain."
"Anda bisa kalah, tetapi saya selalu mengharapkan lebih dari para pemain. Itulah arti profesionalisme bagi saya. Mereka memiliki niat, tetapi tanpa intensitas, sulit untuk bermain sepak bola. Hari ini, kami perlu termotivasi, dan itulah mengapa saya kecewa."
Kekalahan ini menjadi yang kedua kalinya bagi PSG dari Paris FC setelah sebelumnya sempat disingkirkan dari babak 32 besar Piala Prancis pada Januari lalu. Pertandingan ini juga menjadi laga kompetitif terakhir mereka sebelum bersua Arsenal pada 30 Mei.
Gelandang PSG, Joao Neves, menyadari bahwa sang pelatih tengah berang. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen tim akan memetik pelajaran berharga agar kesalahan serupa tidak kembali terulang di kompetisi Eropa nanti.
"Kami tidak suka kalah dalam laga seperti itu. Saya pikir dia (Enrique) memiliki sikap yang tepat saat ini karena kami tak bermain sebaik yang seharusnya, kami tak berhasil melakukan hal-hal yang biasanya kami lakukan, dan kami akan belajar dari kesalahan-kesalahan ini," ujar Neves.
"Kami akan meningkatkan performa untuk final karena ini adalah laga terakhir musim ini bagi kami. Kami ingin tiba di Budapest (lokasi final Liga Champions) dengan PSG yang dalam kondisi terbaik," jelasnya.