Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mengalahkan Bayern Muenchen dengan skor 5-4 dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2025-2026 di Stadion Parc Des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini mencatatkan sejarah dengan jumlah gol terbanyak dalam satu laga semifinal sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Kemenangan tuan rumah dipastikan melalui sumbangan dua gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-24 dan 56, serta dua gol Ousmana Dembele di menit 45+5 dan 58. Satu gol tambahan PSG lainnya dicetak oleh Joao Neves pada menit ke-33 sebagaimana dilansir dari Bola.
Bayern Muenchen memberikan perlawanan sengit melalui eksekusi penalti Harry Kane di menit ke-17, disusul gol Michael Olise pada menit 41. Menjelang akhir laga, Dayot Upamecano dan Luis Diaz memperkecil ketertinggalan masing-masing di menit ke-65 dan 68.
Pelatih PSG, Luis Enrique, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya pertandingan tersebut. Meski sebelumnya pernah menjuarai Liga Champions bersama Barcelona pada 2014-2015, Enrique menilai pertemuan melawan Bayern kali ini memiliki kesan yang berbeda.
"Tadi adalah laga terbaik yang pernah saya jalani sebagai pelatih," ujar Luis Enrique.
Mantan pelatih Timnas Spanyol tersebut menyoroti intensitas permainan yang ditunjukkan oleh kedua kesebelasan sepanjang waktu normal.
"Ritme luar biasa, kedua tim mencoba bermain menyerang dan menunjukkan kualitas mereka," ujar Enrique.
Enrique merasa hasil pertandingan ini mencerminkan dinamika yang sangat cair di lapangan, di mana segala kemungkinan bisa terjadi bagi kedua tim.
"Kami sangat senang. Saya pikir kami pantas menang, tetapi kami juga pantas mendapatkan hasil imbang, dan kami bahkan pantas kalah karena pertandingan ini sungguh luar biasa," ujar Enrique.
Pasca laga berakhir, Enrique mengaku merasakan keletihan fisik yang luar biasa meskipun dirinya hanya memimpin dari area bangku cadangan.
"Saya sangat lelah, padahal saya belum berlari satu kilometer pun. Jadi saya tidak tahu bagaimana perasaan para pemain," kata Enrique.
Enrique juga sempat berdiskusi dengan jajaran staf kepelatihan mengenai jumlah gol yang diperlukan untuk mengamankan posisi mereka sebelum bertolak ke Jerman.
"Saya baru saja bertanya kepada staf saya, 'Menurut kalian berapa banyak gol yang kita butuhkan untuk memenangkan pertandingan ini?'" kata Enrique.
Strategi dan kesiapan mental menjadi fokus utama PSG saat harus menghadapi atmosfer kandang Bayern Muenchen pada pertemuan selanjutnya.
"Mereka menjawab, 'minimal tiga.' Bayern Munich di stadion mereka bahkan lebih kuat, tetapi kami akan mencoba dan menunjukkan mentalitas yang sama," imbuh Enrique.
Pertemuan kedua babak semifinal antara Bayern Muenchen melawan PSG dijadwalkan berlangsung di Stadion Allianz Arena pada Kamis (7/5/2026) pukul 02.00 WIB.