Paris Saint-Germain (PSG) resmi mengamankan gelar juara Liga Prancis musim ini setelah menaklukkan Lens dengan skor 2-0 di Stade Bollaert-Delelis pada Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat perolehan poin Les Parisiens tidak mungkin terkejar oleh pesaing terdekatnya di sisa kompetisi.
Dilansir dari Detik Sport, klub asal Paris tersebut saat ini mengoleksi 76 poin dari 33 pertandingan. Ousmane Dembele dan rekan-rekannya unggul sembilan angka dari Lens yang berada di posisi kedua, sementara kompetisi hanya menyisakan satu pertandingan lagi bagi tim lawan.
Keberhasilan ini menandai gelar Liga Prancis ke-14 sepanjang sejarah klub, sekaligus trofi ke-12 yang diraih dalam 14 tahun terakhir. Dominasi PSG di kancah domestik tercatat sangat kuat sejak akuisisi oleh Qatar Sports Investments, dengan hanya AS Monaco dan Lille yang sempat memutus tren juara tersebut.
Pelatih PSG, Luis Enrique, memberikan apresiasi terhadap perlawanan yang diberikan oleh tim tuan rumah dalam laga penentuan tersebut.
"Tak perlu diragukan, ini laga yang sulit, Lens bermain sangat baik musim ini. Saya pikir mereka pantas mendapatkan lebih banyak malam ini, tetapi (kiper PSG Matvei) Safonov luar biasa malam ini," ujar Luis Enrique, Pelatih PSG.
Penegasan dominasi PSG ini memberikan keuntungan berupa waktu istirahat yang lebih panjang sebelum menghadapi final Liga Champions pada 30 Mei mendatang di Budapest. Enrique diprediksi akan melakukan rotasi besar-besaran pada laga terakhir liga melawan Paris FC untuk menjaga kebugaran pemain pilar.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan Arsenal, calon lawan mereka di final, yang masih berjuang keras di Liga Inggris. Skuad asuhan Mikel Arteta dijadwalkan bertanding hingga sepekan sebelum laga final karena persaingan ketat memperebutkan takhta juara melawan Manchester City.
Secara akumulasi beban kerja, kedua tim tercatat telah memainkan jumlah pertandingan yang identik sepanjang musim ini. Meskipun Arsenal bermain 62 kali, PSG juga mencapai angka 62 laga setelah memperhitungkan partisipasi mereka dalam tujuh pertandingan di Piala Dunia Antarklub 2025.