Paris Saint-Germain bersiap meladeni Bayern Munich pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions yang dijadwalkan berlangsung di Parc des Princes, Paris, pada Rabu (29/4/2026) pukul 02.00 WIB. Pertemuan ini menjadi krusial bagi kedua tim setelah sebelumnya sempat bertemu pada fase liga di bulan November lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Kemenangan 2-1 di Paris pada pertemuan sebelumnya menjadi modal kepercayaan diri bagi skuad asuhan Vincent Kompany. Bayern Munich tercatat tampil impresif sepanjang musim ini dengan produktivitas gol yang menembus angka 150 gol di berbagai kompetisi.
Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menegaskan kesiapan timnya menghadapi sang juara bertahan Liga Champions tersebut. Kompany merujuk pada keberhasilan timnya meraih kemenangan di laga-laga tandang krusial sebelumnya musim ini.
"Kami sudah menang di Bernabeu (melawan Real Madrid di perempat final) tahun ini dan menang di Paris," ujar Kompany, dikutip ESPN.
Juru taktik asal Belgia itu menyadari kualitas yang dimiliki oleh tuan rumah. Meski demikian, ia menekankan bahwa timnya memiliki kapabilitas untuk menjawab tantangan besar di markas lawan.
"Paris jelas masih juara bertahan Liga Champions, tetapi jika ada tim yang mampu menghadapi tantangan ini, itu adalah kami. Kami tahu betapa bagusnya Paris, tetapi kami ingin (memenangkan) pertandingan ini," tegas Kompany, pelatih Bayern Munich.
Di sisi lain, Luis Enrique selaku pelatih PSG memberikan apresiasi terhadap konsistensi yang ditunjukkan tim tamu. Bayern Munich saat ini masih berpeluang meraih tiga gelar sekaligus setelah mengunci gelar Bundesliga dan melaju ke final DFB-Pokal.
"Ini adalah dua tim terbaik di Eropa. Dalam hal konsistensi, Bayern mungkin sedikit lebih unggul dari kami karena mereka hanya kalah dua kali, tetapi dalam hal apa yang telah kami tunjukkan, tidak ada tim yang lebih baik dari kami," ujar Enrique.
Enrique menekankan bahwa strategi menyerang akan menjadi kunci utama dalam pertandingan nanti. Ia menegaskan tidak ada ruang untuk bermain pasif demi mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
"Anda perlu lebih banyak menyerang daripada bertahan jika ingin menang, dan kami tahu betapa sulitnya itu, tetapi kami di sini bukan untuk bernegosiasi -- kami ingin menang," tegas Enrique, pelatih yang pernah meraih treble bersama Barcelona dan PSG itu.
Saat ini PSG masih menduduki posisi puncak klasemen Ligue 1 dengan keunggulan enam poin dari Lens. Meskipun belum mengunci gelar juara liga domestik, fokus Les Parisiens kini terbagi sepenuhnya untuk menghadapi kekuatan raksasa Jerman di kancah Eropa.