Paris Saint-Germain (PSG) gagal mengamankan tiket lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions setelah ditahan imbang Newcastle United dengan skor 1-1 di Parc des Princes pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Kegagalan meraih poin penuh ini menyebabkan tim asuhan Luis Enrique hanya mampu finis di posisi ke-10 klasemen fase liga.
Sebagaimana dilansir dari Investortrust, hasil imbang tersebut memaksa PSG untuk melewati babak play-off yang akan digelar pada Februari mendatang. Les Parisiens dijadwalkan menghadapi salah satu dari AS Monaco atau Qarabag untuk memperebutkan satu tempat di fase gugur.
Pertandingan krusial ini diwarnai dengan kegagalan eksekusi penalti Ousmane Dembele pada menit keempat setelah ditepis oleh kiper Newcastle, Nick Pope. Meskipun demikian, PSG sempat unggul lebih dulu melalui gol tendangan jarak jauh Vitinha pada menit kedelapan.
Namun, keunggulan tuan rumah buyar di masa tambahan waktu babak pertama saat Joe Willock berhasil menyamakan kedudukan lewat situasi bola mati. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi meski PSG terus menekan sepanjang sisa laga.
Pelatih PSG, Luis Enrique, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang membuat timnya terlempar dari zona delapan besar klasemen akhir fase liga tersebut.
"Sulit untuk menggambarkan perasaan ini. Pertandingan dimulai dengan gemilang melalui penalti, tapi kami gagal mengeksekusinya dan kami benar-benar kurang beruntung di babak pertama. Kami melakukan pelanggaran di menit-menit akhir babak pertama dan kebobolan gol," ujar Luis Enrique, Pelatih PSG.
Penurunan akurasi di lini depan pada babak kedua menjadi sorotan utama Enrique dalam mengevaluasi performa anak asuhnya di hadapan publik sendiri.
"Saya rasa sulit untuk menganalisis dan menerimanya sebagai hasil akhir. Di babak kedua, kami kurang akurat. Begitulah adanya. Sayang sekali, suasana di stadion luar biasa. Tapi, kami tahu jalan di depan, dan itu jalan yang panjang," tutup Luis Enrique, Pelatih PSG.