PSG Singkirkan Bayern Munich dari Semifinal Liga Champions

PSG Singkirkan Bayern Munich dari Semifinal Liga Champions
Foto: Ilustrasi PSG Singkirkan Bayern Munich dari Semifinal Liga Champions.

Bayern Munich gagal melaju ke babak final Liga Champions setelah bermain imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada laga leg kedua semifinal, Kamis (7/5) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat raksasa Jerman tersingkir dengan agregat skor 5-6.

Kekalahan agregat ini, sebagaimana dilansir dari Detik Sport, memperpanjang catatan buruk Die Roten yang tidak pernah mencapai partai puncak kompetisi tertinggi Eropa tersebut sejak tahun 2020. Sebaliknya, PSG sukses menembus final untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Pertandingan dimulai dengan tekanan bagi tim tamu setelah Ousmane Dembele mencetak gol cepat untuk PSG pada menit ketiga. Bayern Munich baru mampu menyamakan kedudukan melalui penyelesaian Harry Kane saat laga memasuki masa tambahan waktu babak kedua.

Bek tengah Bayern Munich, Jonathan Tah, memberikan pandangannya mengenai jalannya dua pertemuan tersebut yang dinilai berlangsung sangat kompetitif bagi kedua tim.

"Kedua pertandingan sama-sama sangat ketat. Dua pertandingan itu berbeda, tapi pada akhirnya mereka menang," ujar bek berusia 30 tahun itu di laman resmi klub.

Pemain bertahan tersebut menyoroti bagaimana gol pembuka dari lawan mengubah dinamika permainan, terutama karena PSG langsung menerapkan strategi bertahan yang solid setelah unggul.

"Paris mencetak gol cepat, kemudian bertahan dengan sangat baik. Seandainya saja kami menciptakan gol kami sedikit lebih awal, kami akan berada dalam posisi yang lebih baik," sambung dia.

Tah juga mengakui bahwa timnya kesulitan membongkar pertahanan lawan meskipun penguasaan bola didominasi oleh Bayern, namun ia tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya di lapangan.

"Sayang sekali, kami toh tidak memiliki banyak peluang. Sudah jelas ini sangat mengecewakan, tapi Anda memang harus menghadapi berbagai situasi yang berbeda untuk meraih kesuksesan. Kurasa kami bisa merasa bangga dengan cara kami bermain," Tah menambahkan.

Artikel terkait

Rekomendasi