Presenter ESPN Dan Thomas menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah melontarkan pernyataan kontroversial yang ditujukan kepada manajer Arsenal, Mikel Arteta. Thomas menyinggung keinginan untuk memukul wajah Arteta saat memandu jalannya pertandingan semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid pada Rabu (6/5) dini hari WIB.
Kritik tersebut bermula dari pengamatan Thomas terhadap perilaku Arteta di pinggir lapangan Emirates Stadium yang dinilai berlebihan. Dilansir dari Detik Sport melalui laporan Standard, manajer asal Spanyol itu terlihat sangat emosional saat mengarahkan pemainnya hingga mengganggu pemain Atletico yang akan melakukan lemparan ke dalam pada menit-menit akhir pertandingan.
Thomas menyuarakan kekesalannya terhadap aksi Arteta tersebut di sela-sela siaran pertandingan. Ia mempertanyakan tingkat kekesalan yang dirasakan pelatih lawan saat melihat tingkah laku sang manajer Meriam London.
"Pada tahap mana, sebagai pelatih lawan, Anda ingin memukul Arteta di wajah? Seberapa besar hal itu membuat Anda kesal?" kata Dan Thomas, Presenter ESPN.
Pernyataan Thomas sempat mendapat respons dari pundit Craig Burley yang berada di studio yang sama. Burley menyoroti bahwa pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, juga melakukan hal serupa sepanjang laga.
"Tunggu dulu, keduanya sama-sama buruk," kata Craig Burley, Pundit.
Thomas kemudian membalas pembelaan tersebut dengan membandingkan intensitas aksi kedua manajer di lapangan. Menurutnya, Arteta tampil lebih agresif daripada Simeone dalam pertandingan tersebut.
"Menurut saya, hari ini, Arteta lebih 'Simeone' daripada Simeone sendiri," balas Dan Thomas, Presenter ESPN.
Ia menambahkan bahwa pergerakan Arteta di pinggir lapangan pada pengujung laga sangat berpotensi memicu rasa frustrasi bagi pihak lawan. Hal inilah yang menjadi dasar argumen Thomas sebelumnya.
"Lihat saja cara dia berlari-lari di akhir pertandingan. Sebagai pelatih tim lawan, pasti frustrasi, kan?" kata Dan Thomas, Presenter ESPN.
Setelah mendapatkan reaksi keras dari publik dan dianggap terlalu kasar, Thomas akhirnya mengakui bahwa ucapannya tersebut tidak pantas. Ia memberikan klarifikasi melalui pernyataan resmi untuk meralat komentarnya yang viral di media sosial.
"Saya hanya ingin menyinggung sesuatu yang saya katakan kemarin, sebuah komentar spontan yang terdengar sangat kasar," kata Dan Thomas, Presenter ESPN.
Thomas menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat buruk secara personal dan mengakui adanya kesalahan dalam pemilihan kata. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam memberikan opini saat melakukan siaran langsung di masa mendatang.
"Jelas, itu tidak dimaksudkan untuk terdengar seperti itu. Saya telah memikirkannya hari ini dan seharusnya saya bisa mengungkapkannya dengan cara yang jauh lebih baik," kata Dan Thomas, Presenter ESPN.
Presenter senior tersebut menutup pernyataannya dengan komitmen untuk menjaga profesionalisme sebagai penyiar. Penegasan ini disampaikan guna meredam polemik yang melibatkan pendukung Arsenal dan komunitas sepak bola.
"Jadi, ke depannya saya pasti akan berusaha untuk tidak mengatakan hal-hal yang konyol," kata Dan Thomas, Presenter ESPN.