Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, baru saja merilis daftar resmi 26 pemain yang akan dibawa untuk berkompetisi di Piala Dunia 2026. Keputusan besar diambil oleh sang arsitek lapangan hijau dengan mencoret dua nama beken, Eduardo Camavinga dan Randal Kolo Muani.
Turnamen bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di tiga negara tuan rumah, yaitu Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Perhelatan sepak bola terbesar di jagat raya tersebut akan dimulai pada 11 Juni hingga partai puncak pada 19 Juli mendatang.
Nama Eduardo Camavinga yang merupakan gelandang andalan Real Madrid dan penyerang Tottenham Hotspur, Randal Kolo Muani, secara mengejutkan tidak masuk dalam pilihan akhir. Hal ini menjadi sorotan mengingat keduanya memiliki profil besar di level klub maupun internasional.
Prancis sendiri memikul beban sebagai salah satu tim favorit yang mengincar gelar juara dunia untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah. Meski Camavinga pernah membantu Les Bleus menjadi runner-up pada edisi sebelumnya, Deschamps memiliki pertimbangan teknis tersendiri.
Alasan pencoretan Camavinga berkaitan erat dengan kondisi fisik serta menit bermainnya yang minim di level klub musim ini. Deschamps mengungkapkan bahwa pemain muda tersebut sedang melewati periode yang cukup sulit dalam kariernya.
Menurut Deschamps, Camavinga kurang mendapatkan waktu bertanding akibat sempat didera cedera dan persaingan ketat di tim. Walaupun sang pemain bergabung sejak usia sangat muda, pelatih harus menjaga keseimbangan antar lini di dalam skuad.
Selain sektor tengah dan depan, perubahan juga terjadi di posisi penjaga gawang dengan tidak adanya nama Lucas Chevalier. Kiper milik Paris Saint-Germain tersebut terpaksa ditinggalkan karena kehilangan status sebagai kiper utama di klubnya.
Deschamps menegaskan bahwa kriteria utama pemanggilan pemain adalah performa olahraga yang konsisten dan aktual. Chevalier tercatat sudah tidak merumput secara reguler sejak akhir Januari lalu, yang menjadi hambatan besar baginya untuk dipanggil.
Sebagai gantinya, Deschamps memberikan kepercayaan kepada penjaga gawang muda Lens, Robin Risser, untuk terbang ke Amerika Utara. Risser tampil sangat memukau sepanjang musim dan berhasil meraih predikat sebagai kiper terbaik di kompetisi liga.
Penampilan apiknya sukses membawa Lens menjadi tim dengan catatan pertahanan terbaik kedua di ajang Ligue 1 musim ini. Nantinya, Risser akan berperan sebagai pelapis bagi Mike Maignan dan Brice Samba di bawah mistar gawang Prancis.
Meskipun ada beberapa nama besar yang dicoret, lini serang Prancis dipastikan tetap menjadi salah satu yang paling menakutkan. Bintang utama Kylian Mbappe akan memimpin barisan penyerang bersama pemenang Ballon d'Or, Ousmane Dembele.
Deschamps juga memadukan kekuatan senior dengan talenta muda seperti Desire Doue, Michael Olise, Rayan Cherki, hingga Maghnes Akliouche. Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan dinamika baru dalam strategi penyerangan tim nasional Prancis.
Keputusan menarik lainnya adalah dipilihnya Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace untuk mengisi lini depan ketimbang Kolo Muani. Deschamps merasa komposisi pemain yang ada saat ini sudah cukup kompetitif untuk bersaing di level tertinggi.
Pelatih berusia 55 tahun tersebut menekankan pentingnya ambisi yang dibarengi dengan sikap rendah hati bagi seluruh anggota tim. Ia tidak menampik bahwa Prancis merupakan salah satu kandidat kuat untuk mengangkat trofi juara dunia.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa setidaknya ada delapan hingga sepuluh tim lain yang memiliki potensi serupa untuk menjadi juara. Ia ingin timnya membuktikan kekuatan di lapangan tanpa harus bersikap jemawa sejak awal turnamen.
Piala Dunia 2026 ini akan menjadi panggung terakhir bagi Didier Deschamps bersama tim nasional Prancis sejak menjabat pada 2012. Setelah pengabdian yang panjang, posisi pelatih diperkirakan akan diteruskan oleh legenda sepak bola, Zinedine Zidane.
Pada babak penyisihan grup nanti, Prancis akan memulai perjuangan mereka dari Grup I. Les Bleus dijadwalkan menghadapi persaingan dari perwakilan Afrika, Senegal, serta dua tim lainnya yaitu Irak dan Norwegia.
Berikut adalah daftar lengkap 26 pemain yang dipanggil Didier Deschamps untuk membela Prancis:
| Posisi | Nama Pemain |
|---|---|
| Kiper | Mike Maignan, Brice Samba, Robin Risser |
| Bek | Lucas Digne, Malo Gusto, Lucas Hernandez, Theo Hernandez, Ibrahima Konate, Jules Kounde, Maxence Lacroix, William Saliba, Dayot Upamecano |
| Gelandang | N'Golo Kante, Manu Kone, Adrien Rabiot, Aurelien Tchouameni, Warren Zaire-Emery |
| Penyerang | Maghnes Akliouche, Bradley Barcola, Rayan Cherki, Ousmane Dembele, Desire Doue, Jean-Philippe Mateta, Kylian Mbappe, Michael Olise, Marcus Thuram |
Daftar di atas menunjukkan kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda berbakat yang sedang naik daun. Struktur ini diharapkan mampu membawa Prancis kembali merengkuh kejayaan di kancah sepak bola internasional tertinggi.
Pencoretan pemain seperti Camavinga dan Kolo Muani tentu menjadi diskusi hangat di kalangan pecinta sepak bola dunia. Namun, Deschamps tetap pada pendiriannya untuk memprioritaskan pemain yang berada dalam kondisi fisik dan performa terbaik saat ini.
Dengan persiapan yang matang dan skuad yang bertabur bintang, Prancis siap menghadapi tantangan di Grup I. Publik kini menanti apakah perpisahan Deschamps akan ditutup dengan manis melalui raihan trofi Piala Dunia 2026.