Polisi Tilang Dua Truk Trailer Lawan Arus di Cakung Cilincing

Polisi Tilang Dua Truk Trailer Lawan Arus di Cakung Cilincing
Foto: Ilustrasi Polisi Tilang Dua Truk Trailer Lawan Arus di Cakung Cilincing.

Dua unit truk trailer dijatuhi sanksi tilang setelah melakukan aksi berbahaya dengan melawan arus di Jalan Cakung-Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (8/5/2026). Penindakan ini dilakukan aparat kepolisian merespons video viral yang menunjukkan pengemudi truk mengabaikan peringatan pengguna jalan lain.

Kepastian mengenai langkah hukum terhadap para pelanggar tersebut dikonfirmasi oleh pihak kepolisian setempat dilansir dari Otomotif. Petugas di lapangan telah mengidentifikasi kendaraan dan pengemudi yang terekam dalam video yang beredar di media sosial tersebut.

"Pengemudi dan truk yang melawan arah tersebut sudah ditilang," ucap Ridha kepada Kompas.com, Jumat (8/5/2026).

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ridha Poetera Aditya, memperkuat pernyataan tersebut dengan menyertakan bukti dokumentasi proses penindakan. Foto tersebut memperlihatkan kecocokan antara kendaraan di lokasi penilangan dengan truk yang sebelumnya viral saat melawan arah.

Fenomena pengemudi kendaraan besar yang melanggar aturan ini turut mendapat sorotan dari pakar keselamatan berkendara. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menilai perilaku tersebut berakar dari standar etika pengemudi yang masih rendah.

"Kita tahu level pengemudi truk di Indonesia secara mental dan attitude masih di bawah standar. Mindset mereka, kalau bisa gampang kenapa harus susah, walaupun harus melanggar aturan dan membahayakan. Sampai kapan pun mereka tidak akan peduli kalau belum kena batunya," kata Sony kepada Kompas.com.

Sony menekankan bahwa pengawasan dan ketegasan dari pihak berwenang menjadi faktor krusial dalam mengubah kebiasaan buruk di jalan raya. Ia menggarisbawahi bahwa pembiaran terhadap pelanggaran kecil dapat membentuk persepsi bahwa tindakan melawan hukum adalah hal yang lumrah dilakukan.

"Masalahnya cuma itu, pembiaran terhadap pelanggar lalu lintas. Budaya berlalu lintas kita lemah karena pengetahuan dan perilaku tidak pernah terdidik dengan benar," ucap Sony.

Artikel terkait

Rekomendasi