PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kendaraan Listrik di Lampung

PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kendaraan Listrik di Lampung
Foto: Ilustrasi PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kendaraan Listrik di Lampung.

Komisaris Independen PT PLN Ali Masykur Musa meninjau langsung fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Kantor PLN Unit Induk Distribusi Lampung pada Sabtu (23/5) guna memastikan kesiapan ekosistem kendaraan listrik di jalur penghubung utama Sumatra-Jawa.

Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah pemantauan infrastruktur menyusul meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, seperti dilansir dari Media Indonesia. Selain melakukan pemantauan, dialog dilakukan bersama manajemen PLN UID Lampung dan sejumlah pelanggan pengguna kendaraan listrik yang sedang melakukan pengisian daya.

Penguatan ekosistem ini dinilai krusial mengingat Lampung memegang posisi geografis yang sangat strategis dalam arus pergerakan logistik dan mobilitas masyarakat antarpulau.

"Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan melihat langsung kesiapan SPKLU di Kantor PLN UID Lampung. Saya melihat bahwa PLN terus bergerak bukan hanya menjaga keandalan listrik, tetapi juga menyiapkan ekosistem kendaraan listrik yang semakin dibutuhkan masyarakat. Ini penting karena transisi energi harus terasa nyata, mudah diakses, dan memberi manfaat langsung bagi pelanggan," ujar Ali Masykur Musa, Komisaris Independen PT PLN.

Menurut Ali, fasilitas pengisian daya ini merupakan representasi dari transformasi layanan energi menuju pemanfaatan energi bersih yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penataan infrastruktur di wilayah Lampung menjadi prioritas utama demi mendongkrak kepercayaan masyarakat dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan ini.

"Lampung ini sangat strategis. Banyak masyarakat melintas dari dan menuju Jawa, juga ada aktivitas ekonomi, pariwisata, dan logistik. Karena itu, kesiapan SPKLU di wilayah seperti Lampung menjadi sangat penting agar masyarakat semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik," kata Ali Masykur Musa, Komisaris Independen PT PLN.

Tantangan berikutnya yang disoroti dalam kunjungan tersebut adalah pemerataan edukasi publik mengenai aspek operasional kendaraan listrik. Integrasi informasi yang memadai seputar estimasi waktu pengisian, biaya, hingga optimalisasi aplikasi PLN Mobile dianggap menjadi kunci perluasan adopsi moda transportasi modern ini.

"Teknologinya sudah ada, infrastrukturnya terus dibangun. Maka tugas berikutnya adalah memastikan masyarakat paham, merasa aman, dan merasakan kemudahan. Edukasi menjadi kunci. Jangan sampai masyarakat menganggap kendaraan listrik itu rumit, padahal ketika dicoba, ternyata sangat praktis," tutur Ali Masykur Musa, Komisaris Independen PT PLN.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan diskusi internal bersama jajaran PLN UID Lampung mengenai strategi penguatan pelayanan publik dan transformasi organisasi. Penegasan diberikan mengenai tanggung jawab besar perusahaan dalam mendorong perubahan sosial serta ekonomi masyarakat melalui pengembangan energi bersih.

Artikel terkait

Rekomendasi