PT PLN (Persero) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center keempat di Sakura Garden City, Jakarta Timur, untuk memperkuat keandalan ekosistem kendaraan listrik di Ibu Kota. Langkah ini dilansir dari Kompas sebagai upaya mendukung peningkatan tren penggunaan transportasi ramah lingkungan bagi masyarakat Jakarta.
Fasilitas di Sakura Garden City ini merupakan pusat pengisian daya berskala besar yang dilengkapi dengan enam unit pengisi daya. Infrastruktur tersebut terdiri dari tiga unit Ultra fast charging 120 kW, dua unit Ultra fast charging 200 kW, serta satu unit Medium charging 22 kW yang menyediakan total 10 konektor tipe CCS2 dan AC.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan terhadap percepatan infrastruktur hijau yang diinisiasi oleh PLN tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin, memberikan apresiasi terhadap pembangunan ekosistem transportasi masa depan ini.
"Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menurunkan emisi dan meningkatkan kualitas udara. Kehadiran SPKLU Center ini menjadi bukti nyata kolaborasi dalam mempercepat transisi energi bersih di Jakarta," ujar Syaripudin.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa penguatan infrastruktur pengisian daya merupakan strategi untuk menjamin kenyamanan pengguna kendaraan listrik. Hal ini juga merujuk pada mandat Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong elektrifikasi nasional untuk mencapai target Net Zero Emissions pada 2060.
"PLN terus bergerak dalam menjawab tantangan zaman. Kami tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga mendukung Green lifestyle.Sesuai arahan Presiden untuk mengakselerasi elektrifikasi di berbagai sektor, PLN hadir memberikan kepastian dan kenyamanan bagi para pengguna EV. Peningkatan infrastruktur ini adalah simbol kesiapan kita dalam menyambut era transportasi hijau yang kian diminati masyarakat," tegas Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengungkapkan bahwa lonjakan transaksi SPKLU di Jakarta menjadi dasar perluasan infrastruktur ini. Tercatat ada 803.235 transaksi pada 2025 dan 430.593 transaksi pada triwulan I 2026.
"Pertumbuhan infrastruktur EV ini sejalan dengan lonjakan transaksi SPKLU di Jakarta yang mencapai 803.235 transaksi pada 2025 dan 430.593 transaksi pada triwulan I 2026, meningkat lebih dari 5 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini menunjukkan pengguna kendaraan listrik yang terus meningkat dan PLN siap mengimbanginya dengan infrastruktur yang semakin luas," tambah Andy.
Hingga saat ini, PLN telah mengoperasikan 718 unit charger SPKLU di 405 lokasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Pengguna dapat mengakses lokasi tersebut melalui aplikasi PLN Mobile yang mengintegrasikan layanan transaksi dan informasi kelistrikan secara digital.
"Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas dan layanan digital yang terintegrasi, PLN optimistis penggunaan kendaraan listrik di Jakarta akan terus meningkat secara berkelanjutan," tutup Andy.