Pertamina Enduro VR46 Prioritaskan Fabio di Giannantonio untuk Musim Depan

Pertamina Enduro VR46 Prioritaskan Fabio di Giannantonio untuk Musim Depan
Foto: Ilustrasi Pertamina Enduro VR46 Prioritaskan Fabio di Giannantonio untuk Musim Depan.

Tim satelit Ducati, Pertamina Enduro VR46, memprioritaskan duet Fabio di Giannantonio dan Fermin Aldeguer sebagai susunan pebalap mereka untuk kompetisi musim depan. Kepastian mengenai arah kebijakan tim ini disampaikan langsung oleh Direktur Tim Alessio "Uccio" Salucci pada Selasa (5/5/2026) sebagaimana dilansir dari Otomotif.

Fabio di Giannantonio yang tampil impresif pada awal musim ini mengakui bahwa performanya di lintasan telah menarik perhatian banyak tim lain. Meskipun kontraknya menjadi perbincangan, pebalap yang pernah mencetak rekor putaran tercepat 1 menit 19,071 detik di Sachsenring ini memilih tetap tenang menghadapi bursa transfer.

"Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik di lintasan dan ini pasti mencerminkan masa depan, dengan banyak tim yang ingin saya bergabung dengan mereka," kata di Giannantonio, dikutip dari Motorsport.com.

Manajemen VR46 sangat mengapresiasi perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh di Giannantonio sejak direkrut di saat-saat terakhir dua tahun lalu. Saat ini, fokus utama tim adalah menyusun kesepakatan yang kompetitif agar sang pebalap bersedia memperpanjang masa baktinya di tim milik Valentino Rossi tersebut.

"Pertama-tama, minat terhadap di Giannantonio membuat saya sangat senang. Saya ingat dua tahun lalu saat kami mengontraknya, tidak banyak yang tertarik padanya. Kami percaya padanya, dan sekarang dia menjadi incaran banyak pihak, yang merupakan hal yang luar biasa," kata Uccio, Direktur Tim Pertamina Enduro VR46.

Uccio menambahkan bahwa situasi saat ini menjadi lebih menantang karena banyaknya tim pesaing yang menginginkan jasa pebalap asal Italia tersebut. Tim sedang berupaya memberikan penawaran terbaik dari aspek teknis maupun finansial untuk mengamankan tanda tangannya.

"Di sisi lain, hal ini justru memperumit keadaan. Dia adalah prioritas kami, dan kami sedang berusaha menyusun tawaran yang sesuai dengan kemampuan di Giannantonio saat ini, baik dari segi teknis maupun finansial. Kami berharap upaya ini berhasil dan dia memilih untuk tetap bersama kami dalam beberapa tahun ke depan," ujarnya.

Apabila kesepakatan dengan di Giannantonio menemui jalan buntu, pihak manajemen telah menyiapkan beberapa skenario cadangan. Beberapa nama yang masuk dalam daftar pertimbangan antara lain Franco Morbidelli, Luca Marini, Celestino Vietti, hingga Nicolo Bulega.

"Segala sesuatu mungkin terjadi. Kami memiliki Rencana B, C, dan D. Seperti yang saya katakan, 'Diggia' adalah prioritas kami dan saya akan kecewa jika harus beralih ke Rencana B, tetapi dalam olahraga ini Anda selalu membutuhkan alternatif," kata Uccio.

Tim VR46 juga terus memantau situasi para pebalap binaan akademi mereka maupun pebalap potensial lainnya yang saat ini masih terikat kontrak dengan pabrikan berbeda. Salucci menegaskan bahwa banyak kemungkinan yang tetap terbuka sebelum keputusan final diambil.

"Ada Luca Marini, kami tidak tahu apakah dia akan tetap di Honda. Kita juga tidak pernah tahu soal Morbidelli, kami banyak bekerja dengannya. Saya suka Celestino Vietti, dia dekat di hati saya. Dan mengapa tidak Nicolo Bulega juga? Ada banyak situasi yang kami biarkan terbuka," ujar Uccio.

Keputusan pemilihan pebalap ini dinilai sangat krusial karena akan menentukan stabilitas dan prestasi tim dalam jangka panjang. Uccio berharap tim dapat segera memberikan kepastian mengenai susunan pebalap mereka.

"Kami berharap dapat membuat pilihan yang tepat, tapi tentu saja kami berharap Diggia tetap bersama kami," katanya.

Terkait Fermin Aldeguer, manajemen VR46 tidak menutupi keinginan besar mereka untuk memboyong talenta muda asal Spanyol tersebut. Aldeguer yang saat ini membela Gresini Ducati dipandang sebagai sosok yang memiliki masa depan cerah setelah menunjukkan performa gemilang di seri Mandalika.

"Bagi saya, dia adalah pebalap papan atas. Dia sudah pernah memenangkan balapan utama, dia masih muda, dan memiliki banyak kelebihan. Dia belum bergabung dengan kami, tapi saya harap kami bisa menyelesaikan kesepakatan ini dalam beberapa minggu ke depan," ujar Uccio.

Ketertarikan VR46 terhadap Aldeguer sebenarnya sudah berlangsung sejak pebalap tersebut masih berkompetisi di kelas Moto2. Namun, saat itu tim memilih untuk menunggu waktu yang tepat guna menghindari permasalahan kontrak dengan tim lama sang pebalap.

"Kami benar-benar menginginkannya. Kami pernah mencoba sebelumnya, tapi saat itu dia masih bersama tim Moto2 dan kami tidak ingin menimbulkan masalah. Jadi kami menunggu, berharap bisa merekrutnya nanti, dan semoga itulah yang akan terjadi," kata Uccio.

Artikel terkait

Rekomendasi