Pertamina Patra Niaga Buka Beasiswa Calon Pelaut Tahun 2026

Pertamina Patra Niaga Buka Beasiswa Calon Pelaut Tahun 2026
Foto: Ilustrasi Pertamina Patra Niaga Buka Beasiswa Calon Pelaut Tahun 2026.

PT Pertamina Patra Niaga membuka Program Beasiswa Calon Pelaut 2026 untuk memperkuat ketersediaan sumber daya manusia di sektor maritim pada Selasa (5/5/2026). Langkah strategis anak usaha Pertamina di sektor hilir ini bertujuan menjamin distribusi energi nasional tetap berjalan optimal melalui penyediaan kru kapal yang kompeten.

Dilansir dari Ekonomi, perusahaan menjalin kolaborasi dengan Pertamina Foundation untuk menyasar 23 mahasiswa berprestasi dari tujuh perguruan tinggi di Indonesia. Setelah menyelesaikan masa studi, para penerima beasiswa diproyeksikan langsung mengisi posisi kru operasional di lingkungan armada Pertamina Patra Niaga.

Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang demi keamanan logistik laut jangka panjang. Program tersebut juga memberikan kepastian karier bagi para talenta muda di industri pelayaran nasional.

"Program ini kami rancang sebagai pipeline SDM pelaut yang siap operasional. Tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membuka jalur karier yang jelas bagi para penerima beasiswa," ujar Arif.

Penambahan tenaga ahli ini dianggap mendesak karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat bergantung pada jalur laut untuk menyalurkan BBM dan LPG. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, Indonesia sendiri menduduki posisi lima besar penyumbang pelaut di dunia.

"Program ini kami rancang sebagai pipeline SDM pelaut yang siap operasional. Tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membuka jalur karier yang jelas bagi para penerima beasiswa," ujar Arif.

Dominasi tenaga kerja lokal di armada Pertamina saat ini mencapai 94 persen atau sebanyak 4.090 orang dari total 4.368 pelaut. Fungsi armada laut di ekosistem hilir menjadi krusial sebagai penghubung antara kilang dan terminal distribusi ke seluruh wilayah Indonesia.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menyatakan bahwa seleksi peserta dilakukan secara ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualifikasi lulusan sesuai dengan standar teknis yang dibutuhkan oleh industri energi.

"Lembaga pendidikan, jurusan, serta jumlah penerima telah dipetakan sejak awal agar selaras dengan kebutuhan perusahaan," kata Agus.

Pendaftaran program beasiswa ini berlangsung mulai 30 April hingga 22 Mei 2026 melalui sistem seleksi bertahap. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 30 Juni 2026 dan akan dilanjutkan dengan proses inagurasi bagi penerima terpilih pada 3 July 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi