Persis Solo menelan kekalahan telak 0-4 saat menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 27 April 2026. Hasil minor ini menyebabkan posisi Laskar Sambernyawa tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara.
Kekalahan tersebut membuat perolehan poin Persis Solo tetap di angka 27, sebagaimana dilansir dari Suara. Kondisi ini menempatkan tim asal Solo tersebut dalam ancaman degradasi karena hanya terpaut satu poin dari Madura United yang berada di zona merah.
Pertandingan berlangsung alot pada babak pertama dengan skor kacamata hingga turun minum. Namun, lini pertahanan tim tamu mulai rapuh di babak kedua setelah Allano De Souza Lima mencetak gol pembuka pada menit ke-52, yang kemudian diikuti oleh gol-gol dari Jean Mota, Paulo Ricardo, dan Gustavo Almeida.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memberikan evaluasi terhadap performa anak asuhnya yang sempat tampil solid di awal laga namun kehilangan konsentrasi setelah jeda pertandingan.
"Ini kemenangan yang pantas untuk Persija. Kami sebenarnya bermain bagus di babak pertama. Namun, di babak kedua kami kebobolan gol pertama karena kesalahan sendiri," kata pelatih Persis, Milomir Seslija.
Juru taktik yang akrab disapa Milo ini menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah meski tekanan di papan bawah klasemen semakin meningkat menjelang akhir musim.
"Kita tidak mau terjebak dengan hasil. Untuk laga selanjutnya, kami harus pulih dan tampil lebih baik karena masih ada pertandingan penting," ujar Milo.
Penegasan mengenai ambisi untuk bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia juga disampaikan oleh pelatih asal Bosnia tersebut demi memotivasi para pemainnya.
"Kami tidak akan menyerah. Kami punya kemauan besar untuk bertahan di kompetisi ini," tegasnya.
Nasib Persis Solo kini bergantung pada hasil pertandingan Madura United melawan Semen Padang FC pada Rabu, 29 April 2026. Laskar Sambernyawa kini hanya menyisakan empat pertandingan terakhir untuk memastikan posisi mereka aman dari zona degradasi.