Persis Solo dan Madura United berada di situasi kritis jelang laga pamungkas Super League yang dijadwalkan pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kedua tim wajib memenangkan pertandingan terakhir ini demi menghindari ancaman turun kasta ke Liga 2 menyusul Semen Padang dan PSBS Biak yang sudah lebih dulu dipastikan degradasi.
Seperti dikutip dari Media Indonesia, Persis Solo yang kini menempati peringkat ke-16 dengan raihan 31 poin harus bertandang melawan Persita Tangerang. Pertandingan krusial ini akan digelar tanpa kehadiran penonton di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
Untuk menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi, tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut mengemas catatan 7 kali menang, 10 kali seri, dan 16 kali kalah dari 33 laga yang telah dijalani.
Pada waktu yang bersamaan, Madura United akan menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan. Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrap ini berada di urutan ke-15 dengan koleksi 32 poin, hasil dari 8 kemenangan, 8 kali imbang, dan 17 kali kalah.Persis Solo menghadapi tantangan berat karena rekor pertemuan sejak tahun 2023 menunjukkan dominasi Persita Tangerang dengan 4 kemenangan, 1 kali seri, dan hanya 1 kali kalah untuk Laskar Sambernyawa. Namun, kemenangan tipis 1-0 atas Dewa United lewat gol Luka Dumancic pada 16 Mei 2026 lalu menjadi modal penting bagi Persis untuk menjaga asa.
Di sisi lain, Madura United juga dihantui rekor kurang apik saat bertemu PSM Makassar sejak 2023, dengan catatan 2 kali menang, 1 kali seri, dan 3 kali kalah. Laskar Sapeh Kerrap juga sempat menelan kekalahan 1-3 dari Bhayangkara FC pada 11 Mei 2026 meski diperkuat Moussa Sidibe yang tampil produktif.
Berdasarkan posisi klasemen, kemenangan atas Persita Tangerang belum cukup aman bagi Persis Solo jika Madura United juga berhasil menumbangkan PSM Makassar. Laskar Sambernyawa membutuhkan hasil imbang atau kekalahan Madura United untuk bisa keluar dari zona merah.
Menyikapi laga penentu ini, pelatih Persis Solo Milomir Seslija menegaskan bahwa timnya tidak akan mengambil risiko dan mengusung target menang mutlak sebagai harga mati.
"Kami akan berjuang keras hingga titik darah penghabisan untuk menang menghadapi tuan rumah Persita Tangerang agar lolos dari degradasi," kata Pelatih Persis Solo Milomir Seslija jelang keberangkatan ke Serang, Banten.
Milomir Seslija menambahkan bahwa seluruh potensi dan kekuatan tim akan dikerahkan sepenuhnya. Menurutnya, keuntungan bertanding tanpa penonton di stadion lawan dapat meminimalkan tekanan mental bagi para pemainnya.
"Saya tidak memperdulikan pertandingan tim lain, fokus pada permainan sendiri saat tanding," imbuhnya.
Fokus utama Laskar Sambernyawa saat ini adalah menampilkan performa terbaik di lapangan demi menjaga martabat klub di kompetisi sepak bola tertinggi tanah air.
"Ingatlah seragam yang kalian kenakan, ingatlah lambang di dada kalian, dan ingatlah para pendukung yang berdiri di tribune untuk mendukung kalian dan selama peluit akhir pertandingan belum berbunyi, tak ada kata menyerah," pesannya kepada pemain.