Bek Persis Solo Luka Dumancic menyatakan komitmen tim untuk mempertahankan posisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah hasil imbang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan pada Sabtu (9/5/2026).
Dilansir dari Suara, klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut kini tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 28 poin dari 32 pertandingan yang telah dilakoni. Situasi ini menempatkan tim dalam ancaman degradasi nyata menuju akhir musim kompetisi.
Meskipun berada dalam tekanan besar, Dumancic tetap optimis mengenai peluang bertahan timnya dan meminta dukungan penuh dari para suporter di sisa kompetisi.
"Kita akan lebih berjuang hingga akhir karena kita punya peluang untuk bertahan. Dan saya harap semua pihak untuk terus percaya pada kami dan kami akan terus berjuang untuk klub ini," jelas Dumancic, Bek Persis Solo.
Kekhawatiran akan turun kasta semakin meningkat karena posisi Persis Solo terancam merosot lebih jauh apabila Madura United memenangkan laga kontra Bhayangkara Presisi FC pada Senin (11/5/2026). Dalam evaluasi pascapertandingan kontra Persebaya, Dumancic menilai dominasi permainan belum cukup membuahkan kemenangan.
"Pemain sudah melakukan segalanya dan kita sudah lihat mungkin secara keseluruhan kita lebih mendominasi dan lebih unggul dari segi permainan di babak kedua. Namun kita kurang beruntung karena tidak bisa mencetak gol," tegas Dumancic, Bek Persis Solo.
Perjuangan Persis Solo untuk keluar dari zona merah akan berlanjut pada dua pertandingan krusial yang tersisa di Super League musim 2025/2026. Jadwal pertandingan penentu tersebut akan mempertemukan tim asal Jawa Tengah ini dengan Dewa United dan Persita Tangerang.