Satu jatah promosi menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League musim 2026/2027, kini hanya menyisakan satu slot terakhir. Dua tim kuat, Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC, dijadwalkan akan saling bentrok untuk menentukan siapa yang layak naik kasta pada musim mendatang.
Seperti dikutip dari Suara, pertandingan penentuan ini akan digelar di Stadion Lukas Enembe, Jayapura. Laga playoff tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 8 Mei 2026, dengan waktu sepak mula pada pukul 15.00 WIB.
Pemenang dari partai hidup mati ini bakal menyusul langkah dua tim lainnya yang sudah lebih dulu mengamankan tiket promosi. Garudayaksa telah memastikan diri lolos sebagai pemimpin klasemen Grup 1, sementara PSS Sleman melaju sebagai jawara Grup 2.
Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC mendapatkan kesempatan ini setelah keduanya finis sebagai runner-up di grup masing-masing pada babak pendahuluan. Tim pemenang dalam duel satu laga ini akan langsung mendapatkan hak untuk berkompetisi di level teratas musim depan.
Tim berjuluk Mutiara Hitam, Persipura Jayapura, menembus fase playoff ini setelah mengantongi 56 poin dari total 27 pertandingan di Grup 2. Konsistensi mereka di babak grup membawa mereka menduduki posisi kedua di bawah PSS Sleman.
Di sisi lain, Adhyaksa FC melangkah ke babak ini setelah menyelesaikan persaingan di Grup 1 pada posisi kedua. Klub tersebut berhasil mengumpulkan 51 poin dari 27 laga yang telah mereka jalani sepanjang musim ini.
Kesiapan Tim dan Lokasi Pertandingan
Penunjukan Stadion Lukas Enembe sebagai lokasi pertandingan mengacu pada regulasi I.League selaku operator kompetisi. Venue laga playoff ditentukan berdasarkan perolehan poin yang lebih tinggi di klasemen akhir babak pendahuluan.
Kondisi ini memberikan keuntungan tersendiri bagi Persipura karena mereka akan bertindak sebagai tuan rumah. Dukungan publik Jayapura diprediksi akan memenuhi stadion untuk memberikan semangat tambahan bagi para pemain Mutiara Hitam.
Meski bermain di kandang lawan, Adhyaksa FC tidak bisa dipandang sebelah mata oleh tim tuan rumah. Klub yang terafiliasi dengan Kejaksaan Republik Indonesia ini memiliki kedalaman skuad yang dihuni oleh banyak pemain berpengalaman di kancah nasional.
Beberapa nama bintang yang menghiasi komposisi pemain Adhyaksa FC antara lain Makan Konate, Ramiro Fergonzi, Miftahul Hamdi, hingga bek senior Hasim Kipuw. Kehadiran para pemain ini menjadi ancaman serius bagi ambisi Persipura untuk kembali ke kasta tertinggi.
| Aspek Perbandingan | Persipura Jayapura | Adhyaksa FC |
|---|---|---|
| Poin Akhir | 56 | 51 |
| Jumlah Pertandingan | 27 | 27 |
| Posisi Klasemen Grup | Runner-up Grup 2 | Runner-up Grup 1 |
Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi kedua kesebelasan untuk mengembalikan kejayaan atau mencatatkan sejarah baru. Persipura mengandalkan kolektivitas tim dan atmosfer kandang, sementara Adhyaksa FC bertumpu pada pengalaman para pemain bintangnya.