Persijap Jepara memastikan diri tetap berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2025-2026 setelah menumbangkan Persita Tangerang dengan skor 3-0 pada Minggu (10/5/2026). Kemenangan telak di Stadion tersebut membuat posisi Laskar Kalinyamat aman dari ancaman degradasi meskipun kompetisi masih menyisakan dua laga.
Tiga gol kemenangan Persijap dalam laga krusial tersebut masing-masing dicetak oleh Dicky Kurniawan, Sudi Abdillah, dan penyerang asing Carlos Franca. Tambahan tiga poin ini melambungkan Persijap ke peringkat 13 klasemen sementara dengan raihan total 34 poin, dilansir dari Bola.
Keberhasilan mengamankan posisi di liga utama memberikan kelegaan bagi tim, terutama setelah melewati musim yang penuh tekanan di papan bawah. Carlos Franca, penyerang andalan Persijap, menyatakan bahwa hasil positif ini dipersembahkan khusus bagi para pendukung setia tim.
"Senang saya bisa mencetak gol dan tim bisa memenangkan pertandingan kali ini." ujar Franca, Penyerang Persijap.
Pemain berkebangsaan Brasil tersebut menyadari bahwa perjuangan tim untuk tetap bertahan di kasta tertinggi tahun ini tidaklah mudah. Ia menekankan perlunya evaluasi dan peningkatan performa untuk menghadapi persaingan di musim yang akan datang.
"Terima kasih untuk dukungannya suporter Persijap dan masyarakat Jepara. Ini adalah kemenangan penting," ujar Franca.
Persijap harus bekerja ekstra keras sepanjang musim 2025-2026 untuk menjauh dari zona merah. Franca menambahkan bahwa kepastian ini menjadi titik balik bagi tim setelah melalui perjalanan kompetisi yang sangat menguras tenaga.
"Kita tahu perjalanan musim ini sangat panjang dan bersyukur akhirnya kita bisa aman dari ancaman degradasi. Kita harus lebih baik lagi musim depan," lanjut Franca.
Secara statistik, Carlos Franca memegang peranan vital bagi Persijap dengan mencatatkan 2.498 menit bermain dari 28 pertandingan. Striker berusia 30 tahun tersebut menjadi mesin gol utama tim dengan koleksi 10 gol dan tiga assist sepanjang musim ini.
Kepastian bertahan Persijap juga didukung oleh keunggulan rekor pertemuan atas tim pesaing di zona degradasi. Saat ini, Persis Solo tertahan di posisi ke-16 dengan koleksi 28 poin dan sudah tidak mungkin melampaui Persijap karena kalah dalam catatan head-to-head meski masih memiliki dua pertandingan sisa.