Persija Jakarta bersiap menghadapi tuan rumah Persijap Jepara dalam laga pekan ke-31 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Senin (4/5/2026) malam WIB. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut bertekad mengamankan tiga poin demi menjaga persaingan di papan atas klasemen.
Kesiapan skuat asuhan Mauricio Souza berada dalam level optimal setelah mencatatkan tren positif dalam empat pertandingan terakhir. Sebagaimana dilansir dari Bola, tim ibu kota saat ini tengah menempel ketat posisi Borneo FC dan Persib Bandung dalam perburuan peringkat terbaik di kompetisi.
"Puji Tuhan persiapan kami cukup baik. Kami memiliki waktu cukup untuk melakukan semua yang kami rencanakan," ujar Mauricio Souza dalam konferensi pers jelang pertandingan, Minggu (3/5/2026).
Pelatih asal Brasil tersebut menegaskan bahwa kondisi anak asuhnya sangat siap untuk meladeni perlawanan tuan rumah. Meskipun menyadari tantangan yang akan dihadapi, target utama tim tetap membawa pulang poin penuh dari Jepara.
"Tim kami sedang dalam motivasi tinggi untuk pertandingan ini. Kami tahu tidak akan mudah, tapi kami datang ke sini untuk mendapat tiga poin," jelas dia.
Souza menaruh perhatian khusus pada rekor kandang Laskar Kalinyamat yang dikenal sulit ditaklukkan di depan pendukungnya sendiri. Persijap tercatat belum pernah menelan kekalahan di markas sendiri sejak Januari 2026 saat tumbang dari Dewa United.
"Tim kami selalu percaya diri. Apalagi, kami datang setelah menjalani pertandingan terakhir yang luar biasa," ucap pelatih asal Brasil.
Mantan pelatih Madura United itu mengingatkan pemainnya bahwa rekor masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Ia menilai motivasi Persijap untuk keluar dari zona degradasi akan menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Persija.
"Tapi, saya selalu bicara setiap pertandingan adalah cerita baru dan kami harus jalani cerita baru juga saat melawan Persijap."
Status Persijap sebagai tim papan bawah tidak membuat Souza meremehkan lawan yang diprediksi akan tampil agresif sejak menit awal. Kualitas individu dan semangat juang lawan saat bermain di rumah sendiri menjadi poin utama dalam taktik yang ia siapkan.
"Kami melawan tim yang masih di papan bawah, tapi kami tahu potensi tim ini apalagi kalau mereka main di kandang," jelasnya.
Terkait jadwal selanjutnya melawan Persib Bandung, Souza menginstruksikan pemain untuk tidak terdistraksi oleh rivalitas tersebut. Fokus utama saat ini hanyalah mengeksekusi rencana permainan yang telah disusun selama sepekan latihan untuk menghadapi Persijap.
"Kami harus fokus di pertandingan ini. Menjalankan semua yang sudah direncanakan selama seminggu terakhir," tutur pelatih 52 tahun.
Souza menekankan bahwa pembicaraan mengenai strategi melawan Persib baru akan dimulai setelah peluit panjang di Jepara berakhir. Kemenangan atas Persijap dipandang sebagai fondasi penting sebelum melakoni duel prestisius tersebut.
"(Soal Persib) kami punya rencana untuk mereka, tapi kami harus memenangi pertandingan ini dulu. Jadi setelah pertandingan ini baru kami memikirkan Persib," ungkap dia.