Persib dan Persija Gagal Raih Poin Penuh pada Pekan ke-29

Persib dan Persija Gagal Raih Poin Penuh pada Pekan ke-29
Foto: Ilustrasi Persib dan Persija Gagal Raih Poin Penuh pada Pekan ke-29.

Persija Jakarta dan Persib Bandung gagal mengamankan kemenangan pada pekan ke-29 Super League 2025-2026 setelah hanya mampu bermain imbang melawan lawan masing-masing pada 22 dan 24 April 2026. Meski mendominasi laga, kedua tim papan atas ini terkendala penyelesaian akhir yang buruk.

Hasil imbang tanpa pemenang dialami Macan Kemayoran saat bersua PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/4/2026). Dilansir dari Bola, pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-1 walaupun Persija tampil sangat dominan sepanjang durasi laga.

Masalah serupa menimpa Persib Bandung yang menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat (24/4/2026). Maung Bandung dipaksa berbagi angka setelah laga berakhir dengan skor kacamata 0-0 meski mereka memegang kendali permainan sepenuhnya.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaannya terhadap ketajaman barisan depan tim yang gagal mengonversi peluang. Ia menilai kemenangan seharusnya bisa diraih jika para pemain lebih efektif di area pertahanan lawan.

"Tidak ada gunanya menciptakan peluang seperti yang kami lakukan jika tidak bisa mengonversinya menjadi gol." ujar Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.

Souza menegaskan bahwa timnya memiliki momentum besar untuk membawa pulang tiga poin penuh. Kegagalan mengeksekusi peluang akhir menjadi catatan utama yang akan dievaluasi setelah pertandingan di Bali tersebut berakhir.

"Saya perlu melihat ulang pertandingan, tetapi sejauh yang saya lihat dan ingat, kami memiliki semua peluang untuk memenangkan laga ini," ujar Mauricio Souza, Pelatih Persija Jakarta.

Nada frustrasi juga datang dari arsitek strategi Persib Bandung, Bojan Hodak, yang menyoroti statistik serangan timnya. Hodak mencatat anak asuhnya melepaskan puluhan tembakan, namun tidak ada satu pun yang bersarang di gawang Arema FC.

"Kami punya banyak peluang, melepaskan 28 tendangan ke gawang tapi kami tidak bisa mencetak gol, ini membuat frustrasi." ucap Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.

Hodak juga memberikan apresiasi terhadap disiplin pertahanan lawan yang menyulitkan timnya mencetak skor. Menurutnya, skema bertahan total yang diterapkan lawan menjadi tantangan besar bagi kreativitas serangan Persib.

"Kami menghormati Arema karena seringkali bertahan dengan sembilan hingga 10 pemain," ucap Bojan Hodak, Pelatih Persib Bandung.

Persaingan di papan klasemen kini semakin memanas karena Persib Bandung masih tertahan di posisi puncak dengan koleksi 66 poin. Jumlah poin tersebut kini disamai oleh Borneo FC yang berada di urutan kedua dan hanya kalah dalam rekor pertemuan head-to-head.

Sementara itu, Persija Jakarta tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 59 poin. Macan Kemayoran wajib meningkatkan ketajaman lini serang guna menjaga harapan dalam persaingan perebutan gelar juara pada sisa laga musim 2025-2026.

Artikel terkait

Rekomendasi