Persib Bandung kembali mengukir sejarah manis di kancah sepak bola nasional setelah resmi memastikan gelar juara Super League musim 2025-2026. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai peraih three-peat atau juara tiga kali berturut-turut.
Gelar juara ini dipastikan setelah Pangeran Biru bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Meskipun laga berakhir kacamata, satu poin tambahan tersebut sudah cukup untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen.
Persib menutup musim dengan koleksi 79 poin, angka yang sama dengan pencapaian Borneo FC di posisi kedua. Namun, Maung Bandung berhak atas trofi juara karena unggul dalam catatan head-to-head atas rivalnya tersebut.
Borneo FC sendiri sebenarnya tampil luar biasa di pekan terakhir dengan melibas Malut United lewat skor telak 7-1. Sayangnya, kemenangan besar itu tidak mampu membendung langkah Persib untuk kembali naik ke podium tertinggi.
Evaluasi Skuad Meski Berstatus Juara
Kendati berhasil mempertahankan takhta, perjalanan Persib musim ini tetap menyisakan sejumlah catatan penting bagi tim kepelatihan. Evaluasi mendalam diperlukan agar tim tetap kompetitif pada musim mendatang, terutama di beberapa posisi krusial.
Pengamat sepak bola, Ibam Hariri, memberikan pandangannya mengenai area yang perlu dibenahi oleh manajemen Persib. Menurutnya, terdapat dua posisi spesifik yang kinerjanya sangat signifikan dan perlu dievaluasi lebih lanjut.
Ibam menyoroti kekosongan peran pada posisi gelandang bertahan murni (nomor 6) dan gelandang serang murni (nomor 10). Kedua sektor ini dianggap menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.
Rekomendasi posisi pemain yang perlu dievaluasi :
- Gelandang Bertahan (Nomor 6): Dibutuhkan sosok pemain murni yang mampu memutus serangan lawan sebelum menyentuh lini pertahanan.
- Gelandang Serang (Nomor 10): Diperlukan kreator serangan yang bisa menjadi otak permainan dan pemberi umpan kunci.
Kebutuhan akan pemain bertipikal nomor 6 sangat mendesak terutama saat menghadapi laga-laga besar. Terlebih lagi, Persib akan kembali berlaga di level Asia yang menuntut keseimbangan lini tengah yang lebih solid.
Mencari Sosok Playmaker Kreatif
Dalam analisisnya, Ibam mencatat bahwa Persib seringkali menerapkan strategi low block dengan disiplin pertahanan yang sangat rapat. Namun, gaya bermain kolektif ini terkadang membuat tim kesulitan dalam membangun serangan balik yang efektif.
Kondisi ini terjadi karena minimnya sosok pemain nomor 10 yang bisa menjadi jembatan antara lini tengah dan depan. Akibatnya, alur bola dari bawah sering terputus sebelum mencapai area pertahanan lawan.
Persib disarankan untuk mencari pemain kreatif yang mampu mengubah jalannya pertandingan lewat sentuhan-sentuhan jenius. Sosok seperti Tyronne Del Pino atau legenda klub Miljan Radovic disebut sebagai profil yang ideal bagi kebutuhan tim.
Kriteria pemain nomor 10 yang dibutuhkan Persib :
- Memiliki kemampuan memecah struktur pertahanan lawan yang rapat.
- Mampu memberikan perbedaan signifikan melalui kreativitas individu di lapangan.
- Dapat bertindak sebagai pelayan bagi para penyerang dengan visi bermain yang luas.
Hadirnya pemain dengan karakteristik tersebut diharapkan mampu memberikan variasi serangan yang lebih kaya bagi Maung Bandung. Dengan begitu, Persib tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mematikan saat memasuki zona serangan.
Ringkasan Perolehan Persib Musim 2025-2026
Berikut adalah ringkasan singkat perjalanan Persib Bandung hingga berhasil meraih gelar juara pada musim ini.
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Status Gelar | Juara Super League 2025-2026 (Three-Peat) |
| Poin Akhir | 79 Poin |
| Penentu Juara | Unggul Head-to-Head atas Borneo FC |
| Laga Terakhir | Imbang 0-0 vs Persijap Jepara |
Data di atas menunjukkan betapa ketatnya persaingan di papan atas hingga pekan terakhir kompetisi. Keseimbangan tim menjadi faktor kunci yang membawa Persib Bandung tetap berada di puncak prestasi sepak bola Indonesia.