Persib Bandung sukses mengunci gelar juara kompetisi Super League musim 2025/2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, pada Sabtu (22/5), dilansir dari Media Indonesia.
Tambahan satu poin dari laga pamungkas tersebut membuat klub berjuluk Maung Bandung mengoleksi total 79 poin di klasemen akhir. Hasil ini sekaligus memastikan Persib mempertahankan trofi tertinggi sepak bola nasional tersebut untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Perolehan poin akhir skuad asuhan Bojan Hodak sebenarnya sama dengan Borneo FC Samarinda yang pada pertandingan lain menang besar 7-1 atas Malut United. Namun, Persib berhak menduduki takhta juara karena keunggulan catatan head to head atas tim asal Kalimantan tersebut.
Pertandingan penentu yang dipimpin oleh wasit asal Korea Selatan, Ko Hyungjin, berjalan dengan dominasi tim tuan rumah sejak menit awal. Gelandang Thom Haye membuka peluang pertama Persib pada menit keempat melalui eksekusi tembakan jarak jauh yang masih melambung di atas mistar gawang.
Tekanan berturut-turut dari Persib berlanjut lewat sundulan Berguinho serta tandukan bek Federico Barba yang memanfaatkan umpan sepak pojok Thom Haye, tetapi seluruh upaya tersebut belum menemui sasaran. Tim tamu Persijap sempat membalas melalui ancaman Dicky Kurniawan yang mengarah ke gawang Teja Paku Alam.
Persib memperoleh peluang emas menjelang akhir babak pertama melalui Adam Alis, namun sontekan dan tendangan kerasnya berhasil dimentahkan oleh kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah. Memasuki babak kedua, penjaga gawang tim tamu kembali tampil gemilang dengan menepis tendangan Andrew Jung.
Kerja sama antara Beckham Putra Nugraha dan Andrew Jung di dalam kotak penalti pada menit ke-68 juga gagal memecah kebuntuan setelah bola kembali diamankan Ardiansyah. Peluang terakhir Persib lewat sundulan pemain pengganti Uilliam Barros pada menit ke-74 hanya melenceng tipis di sisi kanan gawang.