Timnas Kongo Tetap Lanjutkan Persiapan Piala Dunia 2026 di Belgia

Timnas Kongo Tetap Lanjutkan Persiapan Piala Dunia 2026 di Belgia
Foto: Ilustrasi Timnas Kongo Tetap Lanjutkan Persiapan Piala Dunia 2026 di Belgia.

Tim nasional Republik Demokratik Kongo memastikan program persiapan menuju Piala Dunia 2026 tetap berjalan di Belgia meskipun otoritas Amerika Serikat mengeluarkan peringatan karantina terkait merebaknya wabah ebola, dilansir dari Media Indonesia.

Pemerintah Amerika Serikat mewajibkan seluruh delegasi Kongo menjalani isolasi selama 21 hari sebelum memasuki wilayahnya akibat melonjaknya kasus virus ebola varian Bundibugyo di negara Afrika Tengah tersebut.

Pengetatan aturan ini membuat Direktur Eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia 2026 Andrew Giuliani meminta skuad Kongo mempertahankan sistem gelembung selama menjalani pemusatan latihan.

"Kami telah menyampaikan dengan sangat jelas kepada Kongo bahwa mereka harus menjaga integritas gelembung mereka selama 21 hari sebelum mereka dapat datang ke Houston pada 11 Juni," kata Andrew Giuliani selaku Direktur Eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia 2026.

Pihak Gedung Putih juga menegaskan adanya risiko pembatalan izin perjalanan ke Amerika Serikat bagi timnas Kongo jika protokol kesehatan tersebut dilanggar.

"Kami juga telah menjelaskan dengan sangat gamblang kepada pemerintah Kongo bahwa mereka harus mempertahankan gelembung tersebut atau mereka berisiko tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Kami tidak bisa lebih jelas lagi dari ini," lanjut Andrew Giuliani.

Menanggapi pembatasan dari Washington, pihak manajemen timnas Kongo menegaskan bahwa jadwal uji coba dan pemusatan latihan di Eropa tidak mengalami perubahan.

"Kami tetap mempertahankan program latihan kami. Tidak ada satu pun pemain di dalam skuad yang datang dari RD Kongo," ujar pernyataan resmi Timnas Kongo.

Timnas Kongo mengonfirmasi bahwa seluruh agenda pertandingan persahabatan di Eropa tetap dilaksanakan sesuai rencana semula.

"Pertandingan persahabatan masih tetap dijadwalkan. Satu-satunya modifikasi pada program ini hanyalah pembatalan agenda di Kinshasa," lanjut pernyataan resmi Timnas Kongo.

Pembatalan kunjungan ke Kinshasa dilakukan karena World Health Organization menetapkan status risiko penularan ebola di Kongo menjadi sangat tinggi setelah mencatat 177 kematian suspek dari hampir 750 kasus.

Sesuai jadwal kompetisi, skuad asuhan Sebastien Desabre akan berhadapan dengan Portugal pada laga pembuka Grup K tanggal 18 Juni 2026 di Houston, Amerika Serikat.

Artikel terkait

Rekomendasi